Home / Berita

Rabu, 20 Januari 2021 - 15:15 WIB

Wali Kota Edi Kamtono Inginkan Sungai Kapuas Wajah Terdepan Kota

Viewer: 531
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Pembangunan Waterfront Kapuas Indah-Senghie Dimulai

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Pembangunan waterfront di tepian Sungai Kapuas masih berlanjut. Kali ini mulai dari Kapuas Indah hingga ke Pelabuhan Senghie.

Pemancangan tiang pertama menandai dimulainya pembangunan waterfront di kawasan itu.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan pembangunan promenade di waterfront segmen Kapuas Indah hingga ke Senghie panjangnya sekitar 990 meter dengan lebar 10 meter. Kawasan di sekitarnya juga akan dilakukan penataan.

“Bangunan yang ada harus dipotong karena berdasarkan Garis Sempadan Sungai (GSS) sesuai Undang-undang adalah 15 meter sehingga akan dilakukan penataan di tepian Sungai Kapuas ini,” ujarnya usai pemancangan tiang pembangunan waterfront di dermaga Kapuas Indah, Rabu (20/1/2021).

Ia mengungkapkan, lahan yang berada di sepanjang GSS merupakan tanah negara jadi setiap warga negara wajib untuk mendukung pembangunan waterfront ini.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Sampaikan Pembelajaran Kuliah Dalam Negeri Sespimti Polri Direg ke-30

Waterfront tersebut nantinya akan terintegrasi dari Taman Alun-alun Kapuas hingga Kamboja.

“Selanjutnya akan kita lanjutkan lagi dari Kamboja hingga Kampung Bangka demikian juga di wilayah Pontianak Timur dan Utara,” katanya.

Edi menginginkan tepian Sungai Kapuas menjadi wajah terdepan Kota Pontianak.

Dengan demikian keberadaan waterfront menjadi sebuah daya tarik bagi yang mengunjunginya.

“Sehingga Sungai Kapuas tidak lagi sebagai bagian belakang tapi wajah Kota Pontianak,” ungkap dia.

Pembangunan promanade waterfront tersebut menelan anggaran Rp49 miliar dengan bersumber APBD Kota Pontianak.

Sementara pembangunan berjalan, aktivitas pekerjaan tidak akan mengganggu pelabuhan yang ada.

“Sehingga untuk sementara masih bisa beraktivitas karena pengerjaan bisa dilakukan dari sungai,” imbuh Edi.

Pembangunan waterfront tersebut dilaksanakan secara multiyears, yakni selama tiga tahun hingga tahun 2022. Namun dirinya berharap pada akhir 2021 mendatang sudah rampung.

Baca Juga  Pastikan Patuhi Prokes, Babinsa 02/Sejangkung Dampingi Pelaksanaan Vaksinasi Tahap II

Pembangunan waterfront tersebut mengusung konsep modern tetapi tetap memperhatikan ciri khas kearifan lokal,” sebutnya.

Kearifan lokal yang akan melekat pada promenade ini diantaranya dengan menyisipkan material berbahan kayu dan ukiran.

Wujud akhir waterfront setelah rampung nantinya diyakininya akan lebih atraktif dan komunikatif serta Instagramable.

Menariknya lagi, banyak spot-spot menarik yang bisa menjadi obyek foto di lokasi sepanjang waterfront.

Beberapa segmen akan menunjukkan ciri khas Kota Pontianak misalnya bahan kayu dan ukiran.

Waterfront tersebut akan lebih aktraktif dan komunikatif serta Instagram able.

Misalnya akan ada spot foto yang menarik di lokasi Waterfront.

Waterfront tersebut juga akan lebih hijau dengan memperbanyak tanaman-tanaman yang besar.

“Tentu diharapkan pelaksanaannya berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan dan kita harapkan tidak ada kendala,” harapnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Koramil 02 Sejangkung, Berikan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)

Berita

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Kunjungi Keluarga Korban Sriwijaya Air, Beri Dukungan Moril

Berita

Jelang Imlek Di Pontianak Harga Komoditas Pokok Masih Terkendali

Berita

Ada Kabar Kurang Mengenakkan dari YouTube

Berita

PT.TPL TEGAKKAN PENGAWASAN PROKES COVID-19 BERSAMA TNI-POLRI

Berita

PLH Sekda Sukaliman Harap Belajar Secara Daring Tidak Menjadi Pengganti Belajar Tatap Muka

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Amankan 3 (tiga) Orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural 

Berita

Manunggal Dengan Rakyat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gotong Royong Bersama Warga Bangun Jalan Desa Di Perbatasan.*