Home / Berita

Rabu, 20 Januari 2021 - 15:15 WIB

Wali Kota Edi Kamtono Inginkan Sungai Kapuas Wajah Terdepan Kota

Viewer: 540
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Pembangunan Waterfront Kapuas Indah-Senghie Dimulai

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Pembangunan waterfront di tepian Sungai Kapuas masih berlanjut. Kali ini mulai dari Kapuas Indah hingga ke Pelabuhan Senghie.

Pemancangan tiang pertama menandai dimulainya pembangunan waterfront di kawasan itu.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan pembangunan promenade di waterfront segmen Kapuas Indah hingga ke Senghie panjangnya sekitar 990 meter dengan lebar 10 meter. Kawasan di sekitarnya juga akan dilakukan penataan.

“Bangunan yang ada harus dipotong karena berdasarkan Garis Sempadan Sungai (GSS) sesuai Undang-undang adalah 15 meter sehingga akan dilakukan penataan di tepian Sungai Kapuas ini,” ujarnya usai pemancangan tiang pembangunan waterfront di dermaga Kapuas Indah, Rabu (20/1/2021).

Ia mengungkapkan, lahan yang berada di sepanjang GSS merupakan tanah negara jadi setiap warga negara wajib untuk mendukung pembangunan waterfront ini.

Baca Juga  Babinsa Koramil 07/Sintang, Kembali Lakukan Pengawalan Terhadap Jenazah Terkonfirmasi covid

Waterfront tersebut nantinya akan terintegrasi dari Taman Alun-alun Kapuas hingga Kamboja.

“Selanjutnya akan kita lanjutkan lagi dari Kamboja hingga Kampung Bangka demikian juga di wilayah Pontianak Timur dan Utara,” katanya.

Edi menginginkan tepian Sungai Kapuas menjadi wajah terdepan Kota Pontianak.

Dengan demikian keberadaan waterfront menjadi sebuah daya tarik bagi yang mengunjunginya.

“Sehingga Sungai Kapuas tidak lagi sebagai bagian belakang tapi wajah Kota Pontianak,” ungkap dia.

Pembangunan promanade waterfront tersebut menelan anggaran Rp49 miliar dengan bersumber APBD Kota Pontianak.

Sementara pembangunan berjalan, aktivitas pekerjaan tidak akan mengganggu pelabuhan yang ada.

“Sehingga untuk sementara masih bisa beraktivitas karena pengerjaan bisa dilakukan dari sungai,” imbuh Edi.

Pembangunan waterfront tersebut dilaksanakan secara multiyears, yakni selama tiga tahun hingga tahun 2022. Namun dirinya berharap pada akhir 2021 mendatang sudah rampung.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Membuka Rapat Kerja KONI Kalbar Tahun 2021.

Pembangunan waterfront tersebut mengusung konsep modern tetapi tetap memperhatikan ciri khas kearifan lokal,” sebutnya.

Kearifan lokal yang akan melekat pada promenade ini diantaranya dengan menyisipkan material berbahan kayu dan ukiran.

Wujud akhir waterfront setelah rampung nantinya diyakininya akan lebih atraktif dan komunikatif serta Instagramable.

Menariknya lagi, banyak spot-spot menarik yang bisa menjadi obyek foto di lokasi sepanjang waterfront.

Beberapa segmen akan menunjukkan ciri khas Kota Pontianak misalnya bahan kayu dan ukiran.

Waterfront tersebut akan lebih aktraktif dan komunikatif serta Instagram able.

Misalnya akan ada spot foto yang menarik di lokasi Waterfront.

Waterfront tersebut juga akan lebih hijau dengan memperbanyak tanaman-tanaman yang besar.

“Tentu diharapkan pelaksanaannya berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan dan kita harapkan tidak ada kendala,” harapnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wagub Kalbar Ikuti Rakor Evaluasi Pembukaan Sektor Pendidikan Selama PPKM

Berita

DPD Partai Golkar Psp Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Psp

Berita

Kasus Covid-19 Meningkat, PTM Terbatas di Disdik Siantar Bulan Juli Batal

Berita

Pabrik Petasan Meledak di India, Setidaknya 19 Orang Tewas

Berita

Viral Video WBP Karaoke Dalam Lapas, Kalapas Kelas IIA Pematang Siantar Langsung Menanggapi dan Tindak Lanjuti

Berita

Sambut Puncak Acara Presidensi G20, Wapres Ma’ruf Amin Tinjau Kesiapan SPKLU PLN

Berita

Bupati Tapsel Dorong Masyarakat Untuk Dapat di Vaksin Secara Menyeluruh

Berita

Mencegah Terjadinya Tindakan Iilegal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Kegiatan Sweeping Di Wilayah Perbatasan.*