Home / Berita / Daerah / Ekonomi / Kesehatan / Medan / Reviews

Senin, 10 September 2018 - 12:22 WIB

Wali Kota Diminta Evaluasi atas Pelayanan Puskemas di Medan yang Dikeluhkan Pasien BPJS

Perwakilan puskesmas di Medan melakukan pertemuan dengan Komisi B DPRD Medan.

Perwakilan puskesmas di Medan melakukan pertemuan dengan Komisi B DPRD Medan.

Viewer: 499
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

KompasNasioanl.com,Medan – Pelayanan medis pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Kota Medan dikeluhkan pasien BPJS Kesehatan yang ingin mendapatkan pelayanan medis.

Sebab, petugas medis di puskemas mulai dari dokter hingga perawat kurang profesional dalam melayani masyarakat yang terdaftar sebagai pasien BPJS Kesehatan.

Ketua Komisi B DPRD Medan Rajudin Sagala mengungkapkan, pihaknya banyak menerima pengaduan masyarakat peserta BPJS Kesehatan terkait buruknya pelayanan petugas puskesmas. Untuk itu, diminta melakukan perbaikan pelayanan dan upaya peningkatan disiplin kerja bagi petugas puskesmas ke depannya.

“Kami ada menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan di Puskesmas Simalingkar, Sei Agul, Teladan dan Polonia. Keluhannya, seperti petugas dokter tidak di tempat sehingga memperlambat rujukan,” ungkap Rajuddin baru-baru ini.

Tak hanya itu, keluhan lainnya dokter belum datang dan sudah pulang selalu dikeluhkan peserta BPJS hingga membayar obat serta petugas tidak bersahabat.

Baca Juga  Baru Capai 60 Persen, Disdik Siantar Genjot Vaksinasi Pelajar

Oleh karena itu, apabila tidak ada perubahan pelayanan medis yang dilakukan pihak puskemas maka diminta kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk mengevaluasi.

“Petugas di puskemas harus mampu meningkatkan pelayanan bagi pasien BPJS. Sebab, selain petugas menerima gaji dan tunjangan, mereka juga menerima dana kapitasi (pembayaran jasa pelayanan) dari pihak BPJS Kesehatan yang cukup besar,” sebut Rajuddin.

Sementara, menanggapi keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan, Kepala Puskesmas Teladan Medan dr Kus Fuji Astuti mengaku akan menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk perbaikan.

“Masukan dari masyarakat yang disampaikan ke DPRD Medan akan menjadi bahan pembinaan kami kepada seluruh petugas untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan,” katanya.

Baca Juga  Wabup Kapuas Hulu Gelar Rapat Persiapan Mengikuti MTQ Tingkat Prov. Kalbar

Ia mengaku, pihaknya akan terus berbenah melakukan perbaikan pelayanan. Sebab, puskesmas mempunyai kewajiban untuk melayani pasien sesuai kompetensinya.

“Rujukan pasien BPJS ke rumah sakit diberikan atas indikasi medis bukan karena permintaan pasien. Jadi, pasien harus datang ke puskesmas dan diperiksa terlebih dulu,” ujarnya.

Disebutkan Astuti, jika pasien BPJS yang seharusnya dapat ditangani di puskesmas namun dirujuk ke rumah sakit maka akan terjadi peningkatan biaya dan penumpukan pasien. Sehingga, terjadi antrian yang membludak di rumah sakit.

“Kepada masyarakat sangat diharapkan dapat lebih memahami bahwa rujukan yang diberikan atas indikasi medis. Sedangkan terkait rujukan online saat ini ada perubahan rayon rumah sakit yang perlu disosialisasikan,” tukasnya.(PJKST/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satu Orang Pelaku Tindak Pidana Narkoba Berhasil Di Amankan POLDA KALTENG

Berita

Didampingi Bupati, Ketua PKK Halsel Kunjungi Tempat Wisata Nusara

Berita

SUANDI, H. UMARDANI DAN UNTUNG LAKUKAN PENGGELAPAN PAJAK GALIAN C BERJEMAAH.

Berita

SIJAGO MERAH KEMBALI BERAKSI DI DESA TAPIAN NAULI KECAMATAN LINTONG NIHUTA HUMBAHAS

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Buat Alat Penangkal Petir Di Gereja Perbatasan.

Berita

Selalu Dikeluhkan Warga, Pedagang dan Parkir Depan RS Elisabeth Medan Bakal Ditertibkan

Berita

Sambut Hari Raya Natal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Membagikan Alkitab Dan Masker Kepada Gereja Di Perbatasan.*

Berita

Bupati Muda Semangati Masyarakat Untuk Divaksin