Home / Berita

Jumat, 10 Juni 2022 - 15:27 WIB

Wako Edi Sebut Kehadiran PNM Dorong UMKM di Kota Pontianak Naik Kelas

Viewer: 774
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pontianak terus menunjukkan peningkatan.

Kehadiran PT (Persero) Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan dukungan pembiayaan mikro mendorong pertumbuhan UMKM.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan dengan dukungan permodalan dari PMN bisa mendorong UMKM lebih maju dan naik kelas, dari yang ultra mikro menjadi mikro, kecil hingga menengah bahkan besar.

“Alhamdulillah PMN berperan banyak dalam membantu pembiayaan terutama ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro untuk menjadi entrepreneur,” ujarnya usai membuka Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT PNM di Taman Alun Kapuas, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya,di kota Pontianak terdapat 38 ribu lebih pelaku UMKM termasuk ultra mikro.

Para pelaku UMKM ini mendapat pembinaan-pembinaan termasuk inkubator bisnis sehingga menghasilkan produk yang berkualitas.

Aspek pembinaan itu mencakup produk, baik dari sisi kualitas, higienitas, bahan baku, packaging kemudian pemasaran dan permodalan.

Baca Juga  MS Tewas Setelah Digoyang Wanita Panggilan di Kamar Hotel, Begini Reaksi Anaknya

“Yang paling penting adalah bagaimana keberlangsungan usaha itu berkembang, dari yang tadinya ultra mikro menjadi mikro dan seterusnya,” ungkap Edi.

Pemasaran juga menjadi bagian terpenting dalam pengembangan UMKM.

Dalam memasarkan produk-produknya, tidak hanya mengandalkan secara langsung atau offline tetapi bisa juga dilakukan secara online.

UMKM tidak bisa bergerak sendiri, tetapi harus ada kolaborasi.

Misalnya pelaku UMKM memproduksi satu jenis makanan kemudian dipasarkan melalui sebuah rumah oleh-oleh yang menampung memasarkannya.

“Orang cukup datang di satu tempat oleh-oleh tapi makanan yang dijual lengkap atau istilahnya one stop service,” terangnya.

Pelaku UMKM sekarang ini dihadapkan pada berbagai tantangan.

Mulai dari bahan baku, mindset, pemasaran hingga permodalan.

Meskipun kualitas produk itu baik, tetapi apabila pemasarannya tidak maksimal maka sangat sulit bersaing dengan produk lainnya.

Baca Juga  Pelatihan Relawan Vaksinator Covid-19 Dibuka oleh Kapolres Humbahas

“Oleh sebab itu kita perlu menjalin kerjasama dengan retail-retail modern,” ucap dia.

Pemimpin Cabang PT PNM (Persero) Pontianak, Cipta Tarwono menjelaskan, dari jumlah nasabah yang menerima bantuan permodalan dari PT PNM sebanyak 80 ribu nasabah.

Sedangkan nominal pembiayaan mulai dari kisaran Rp2 juta hingga Rp10 juta yang ditujukan pelaku usaha ultra mikro.

“Kalau untuk naik kelasnya lebih dari Rp10 juta hingga maksimal Rp19 juta. Artinya, naik kelas dari ultra mikro ke mikro,” jelasnya.

Lewat pembiayaan yang digelontorkan PT PNM, pihaknya menargetkan lima persen usaha ultra mikro naik kelas menjadi mikro. Atau dengan asumsi, rerata usaha ultra mikro harus bisa naik kelas 1.000 hingga 2.000 menjadi mikro.

“Dengan demikian pertumbuhan UMKM tersebut juga memberikan dampak terhadap perekonomian, imbuhnya.

Hasnan Sutanto,SH

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Alumni Akpol 94 Polda Kalbar Gelar Baksos dan Vaksinasi Massal

Berita

Presiden Prabowo Rencanakan Kenaikan Gaji ASN Guru, Dosen, hingga Pejabat Negara

Berita

Kasus Dugaan Korupsi Perjanjian Jual Beli BBM Non Tunai yang Rugikan Negara Rp 451,6 Miliar Naik Penyidikan 

Berita

3 (Tiga) Orang WNI Diduga (PMI) Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Kembali Diamankan Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty

Berita

Disdik Kota Pematangsiantar Lepas 53 Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 3

Berita

Ancaman Limbah di Kusubibi, Sudin Siap Bertanggung Jawab

Berita

Selesai Upacara Hut RI, Bupati Halsel Bergegas Jenguk Musakar Anak Penderita Tumor

Berita

Wako Edi Kamtono : Laporkan Jika Temukan Pembakar Lahan