Tapsel, Kompas Nasional – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Syahrul M Pasaribu,SH yang di wakili Sekda Tapsel, Drs.Parulian Nasution,MM menyampaikan selamat dan sukses untuk ulang tahun Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) yang ke-45. Yang berdiri pada tanggal 26 Oktober 1975. Hal itu di sampaikan Sekda Tapsel pada acara Perayaan Olop-Olop 45 Tahun GKPA, di GKPA Bunga Bondar, Kecamatan Sipirok Kab Tapsel, Senin (26/10/2029).
Bupati melalui Sekda menyampaikan salam kepada seluruh jamaah dan selamat ulang tahun untuk GKPA yang ke 45 tahun 2020. Dengan harapan kedepan akan semakin jaya dan semakin sukses mengemban misi ke agamaan. Kami mengajak seluruh jamaah GKPA, untuk mereflesikan bagaimana sejarah berdirinya Gereja di Tapsel.
Bagaimana peran Ludwig Ingwer Nommensen yang di karuniai tiga orang anak yang pertama Maria Nommensen, Jonathan Nommensen dan Christian Nommensen yang merupakan berkebangsaan Jerman. Yang memiliki misi bagaimana agama Kristen berkembang di bumi Tapsel.
Sejarah juga mengklaim berdirinya sebuah Gereja di Parau Sorat, dan ada juga Geraja di Sipirok yang berhadapan dengan Mesjid Sri Alam Dunia. Keberadaan Gereja atau keberadaan kristen di Tapsel, sudah ambil peran dalam rangka membangun masyarakat Tapsel, Sebutnya.
Sekda Tapsel, Parulian menyampaikan agar sejarah Nomensen, tidak boleh terhenti tetapi harus tumbuh subur. Bagaimana peran Gereja untuk percepatan pembangunan Tapsel, dan percepatan pelayanan kemasyarakatan.
“Saya meyakini bahwa bumi Sipirok sangat kental dengan adat dan budaya, yang selalu di kembangkan dengan nuansa toleransi ummat beragama.
Mari kita terus berbuat yang terbaik untuk senantiasa menciptakan kerukunan di internal beragama harus rukun, jauh dari perpecahan serta rukun dengan ummat agama lain. Harus kompak sesuai dengan tema yang penuh kasih dan kebersamaan hari ini,” Ungkap Sekda.
Ia juga mengatakan bahwa Pemda harus bergandengan tangan dengan warga Gereja dalam upaya membangun masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. “Kami memberi apresiasi atas perayaan ini, dan kita semua bisa berpartisipasi dalam pembangunan Tapsel
Sehingga kehidupan keagamaan bisa tercipta dalam suasana yang harmonis. Kita semua adalah orang-orang yang selalu menanamkan rasa cinta terhadap bumi Tapsel ini.
Kita yang bernaung di Negara Pancasila harus selalu menanamkan rasa saling menghormati, saling menghargai, serta tenggang rasa. Dengan demikian GKPA bisa mendorong kamtibnas agar terciptanya suasana yang aman, kondusif serta terkendali dalam menghadapi pilkada 9 Desember mendatang, Ujar Parulian.
Turut hadir yang mewakili Forkopincam Tapsel, Anggota DPRD, Camat Sipirok, Camat Arse, Kabag Kesra, Kabag Humas dan Protokol. Pareses HKBP Distrik Tapsel – Sumbar, Pdt.Horas Purba, BKAG Tapsel, Pdt.Mody Nainggolan, Ephorus GKPA, Pdt.Togar S.Simatupang serta Pejabat dan undangan lainnya. (k. Ikhfan )






