Home / Berita

Selasa, 10 Agustus 2021 - 17:15 WIB

TP PKK Pontianak Gelar Vaksinasi Massal di PCC

Viewer: 488
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Hanya Digelar Sehari, Targetkan 600 orang

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL COM – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar vaksinasi massal bagi warga Kota Pontianak di Pontianak Convention Center (PCC), Selasa (10/8/2021).

Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono mengatakan kegiatan vaksinasi massal dosis pertama pada hari ini ditargetkan sebanyak 600 orang. Hal tersebut karena mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia saat ini.

“Kami mengapresiasi antusias warga dalam mengikuti vaksinasi massal ini luar biasa,” ujarnya.

Setelah mendapat vaksin dosis pertama ini, untuk selanjutnya dosis kedua dijadwalkan sesuai dengan skema vaksinasi.

Baca Juga  Terlalu Agresif di Medsos, Farhat Abbas Dilaporkan ke Polisi

Yanieta menambahkan, vaksinasi dosis kedua juga digelar di tempat yang sama yakni di Gedung PCC.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini kami lakukan dengan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari kerumunan,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, target pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini adalah warga Kota Pontianak yang dikoordinir oleh TP PKK Kota Pontianak.

“Untuk pelayanan vaksinasi dosis kedua akan mulai dilaksanakan pada Kamis (12/8/2021) mendatang,” ungkapnya.

Sidiq memaparkan capaian vaksinasi hingga hari ini sebanyak 154.295 orang yang telah divaksin dosis pertama.

Sedangkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 91.113 orang. Sementara target vaksinasi 470.000 orang penduduk Kota Pontianak.

Baca Juga  Tim Tracer Kecamatan Suhaid Melaksanakan Tracing dan Rapit Test Ke Masyarakat

“Kalau dalam prosentase capaian vaksin baru mencapai 32 persen lebih,” imbuhnya.

Untuk mencapai herd immunity minimal 70 persen dari jumlah penduduk yang ada.

Namun Sidiq berkata akan lebih baik lagi kalau yang divaksin sebanyak-banyaknya.

Saat ini pihaknya tengah fokus mengejar drop out (DO) atau selisih antara vaksin dosis pertama (V1) dan dosis kedua (V2) yang cukup signifikan, yakni 63.182 orang.

Hal itu disebabkan antara lain karena memang belum jatuh tempo untuk mendapat vaksin dosis kedua.

“Kemudian juga sempat terjadi kekosongan vaksin sehingga pelaksanaan vaksin dosis kedua tertunda,” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD P.Sidimpuan Paripurna KUA-PPAS PAPBD TA 2021

Berita

Capaian Vaksinasi Pelajar SMA Negeri 4 Pematangsiantar Hampir 100 Persen

Berita

Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Kalbar Resmi Dikukuhkan

Berita

Adegan Bugil Live di Medsos, Bidan Muda Terancam Dijerat UU ITE

Berita

Sidang Perdana Ivan Sugiamto di Kasus Paksa Siswa Gonggong Digelar 5 Februari

Berita

Kapolda Kalbar Beri Penghargaan 11 Personelnya Dalam Percepatan Vaksinasi Covid-19

Asahan

Sepasang ASN Pemkab Asahan Ditemukan Pingsan Didalam Mobil Dengan Kondisi Bugil

Berita

Musrembang RPJMD 2021-2026, Bupati Usman Sidik Uraikan 7 Poin Misi Pemda Halsel