Home / Berita

Selasa, 2 Maret 2021 - 14:33 WIB

Tokoh Birokrat Banyak Karya Monumental Di Kalbar L. H. Kadir Tutup Usia 79 Tahun

Viewer: 921
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional– Drs. Laurentius Herman Kadir (79 tahun), yang juga mantan Wakil Gubernur Kalimantan Barat periode (2003 – 2008) tutup usia.

Laurentius Herman Kadir meninggal dunia dalam usia 79 tahun, di Ruang Intensif Care Unit (ICU) Rumah Sakit Katolik Santo (RSKS) Antonius, Pontianak, pukul 19.30 WIB, Senin, 1 Maret 2021.

Laurentius Herman Kadir lahir di Nanga Tisi Temeru, Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, 28 Mei 1941, memiliki lima (5) cucu.

Sedangkan isteri Margaretta Maria, meninggal dunia pada 23 Juni 1999, dan anak bungsu David Riyam meninggal dunia di Purwokerto, 16 Juli 2019.

Anak tertua bernama Alexander Fadjar Putera dan anak kedua, Yean Frans Fiandauw.

Untuk pendidikan, L.H. Kadir tamat SR di Banua Martinus dan SMP Karya Budi, putusibau, SMEA Negeri 1, Pontianak, 1961, masuk Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) 1965 dan selesai tahun 1968, FISIPOL Universitas TanjungPura Tahun 1982, dan telah menempuh pendidikan penjenjang, sejumlah kursus dan penataran, baik ditingkat daerah maupun ditingkat nasional.

Baca Juga  Wagub Ria Norsan Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR-RI ke Kalbar

Dari Kabupaten Kapuas Hulu, L.H. Kadir ditarik ke Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Biro Pemerintahan Desa, Kepala Biro Pemerintahan Umum, Kepala Kantor Pemerintahan Desa, Asisten Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat.

Salah satu karirnya yang monumental sebagai seorang birokrat, adalah merancang penataan daerah Kalimantan Barat.

Setelah berhasil melakukan penggabungkan (regrouping) desa di kalbar pada tahun 1985, L.H Kadir mengusulkan rencana pemekaran kecamatan, kabupaten, dan provinsi.

Meskipun tidak semua terwujud, tetapi rencana penataan desa, kecamata, kabupaten dan provinsi di kalbar yang digagasnya, mendapat pujian dan sekaligus dijadikan model dalam penataan daerah provinsi lain di Indoensia.

Birokrat profesional, L.H Kadir sangat memahami dan menghormati keberagaman masyarakat Kalimantan barat dari segi etnis, agama dan budaya.

Oleh karenya, tidak mengherankan ketika L.H kadir digandeng oleh H. Usman Ja’far menjadi Wakil dalam pemilihan Gubernur Kalbar tahun 2003.

Baca Juga  Polemik Terkait Partai Allah dan Partai Setan

Saat menjadi Wakil Gubernur Kalimantan Barat priode (2003 – 2008), L.H. Kadir sebagai salah satu pendiri Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tanjungpura, Program Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tanjungpura.

Dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Kalimantan Barat.

Selama bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan barat, selama 39 tahun sebagai pejabat karier dan 5 tahun sebagai pejabat publik sampai pada 14 Januari 2008, secara komulatif L.H Kadir mengakhiri seluruh kegiatannya dalam usia 67 tahun.

Selama bekarya sebagai pejabat dilingkungan Pemerintah Prov Kalbar, yakni 44 tahun, telah menerima sebanyak 32 buah tanda penghargaan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.

“ Selamat Jalan Bapak Drs. Laurentius Herman Kadir,Semogga Mendapatkan Tempat Terbaik di Sisi Tuhan Yang Maha Kuasa ”

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Berita

Wawako Sidempuan Buka Rapat Koordinasi Regsosek 2022

Berita

Polresta Pontianak Kota Gelar Pelatihan Pelayanan Publik Bersama PBSDM Prov Kalbar

Berita

Sambut HUT Satuan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gelar Turnamen Bola Voli Di Perbatasan.*

Berita

DHARMA PERTIWI DAERAH B GELAR BHAKTI SOSIAL BAGIKAN SEMBAKO KE WARGA

Berita

Bupati Kapuas Hulu Mengikuti Rapat Koordinasi Registrasi Sosial Ekonomi 2022 

Berita

Diskominfo Pematangsiantar Jawab Tanntangan Dengan Pembangunan Aplikasi e-Dasawisma PKK

Berita

Selain Vonis 15 Tahun, Kerry Adrianto Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun

Berita

Fenomena Langka, Jutaan Teripang Terdampar di Pantai Venesia Sambas.