Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara memutuskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatam muka (PTM) 100 persen untuk wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, mulai diberlakukan hari ini, Senin (24/1/22).
Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang berada di Pematangsiantar, James Andohar Siahaan mengatakan, ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Dimana, PTM 100 persen bisa diselenggarakan setiap hari dengan jumlah siswa 100 persen dari kapasitas ruang kelas.
“Sebelumnya sudah ada dua sekolah yang kita uji coba melaksanakan PTM 100 persen. Hasilnya lancar, dan semuanya berjalan dengan baik. Terlebih lagi 100 persen guru maupun muridnya sudah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19,” ucap James.
James juga menjelaskan, pelaksanaan PTM di tingkat SMA/ SMK tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat karena masih dalam pandemi Covid-19. Selain itu, pihaknya akan lebih memfokuskan ke disiplin guru dalam mengajar karena sudah ada penambahan jam.
Nantinya, lanjut dia, akan ada penambahan durasi waktu pembelanjaan. Seluruh siswa menjalani 6 jam pelajaran setiap hari, dimana setiap mata pelajaran atau per sesinya dilakukan 35 menit, serta dilakukan dua kali istirahat.
“Itu makanya kami minta pihak sekolah agar menganjurkan anak-anak untuk bawa makanan dari rumah. Atau dia sudah sarapan secukupnya sampai selesai belajar. Karena kantin masih dilarang untuk dibuka kembali,” jelasnya.
Toni Tambunan.




