Viewer: 697
0 0

Home / Berita

Jumat, 7 Agustus 2020 - 18:05 WIB

Tantangan Adaptasi Kebiasaan Baru Selama Pandemi Covid – 19 di Samosir

Viewer: 698
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Pencegahan dan penanganan Covid-19 di tanah air terus bergerak dinamis. Dari sisi produk hukum, dinamika ini ditandai dengan penetapan bencana nonalam (Keppres RI Nomor 12 Tahun 2020), pemulihan ekonomi nasional (PP RI Nomor 23 Tahun 2020), dan yang terakhir pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020).

Sejatinya, Pemerintah terus bergerak dinamis dalam mencegah dan menangani pandemi Covid-19 sesuai kondisi riil sehari-hari. Tantangan pemerintah saat ini adalah bagaimana Indonesia tidak terjebak dalam resesi ekonomi akibat salah kelola penanganan pandemi Covid-19 dan penurunan angka suspek dan konfirmasi dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga  DPRD Setujui Ranperda APBD Tapsel 2020 Jadi Perda

Upaya terakhir adalah tindakan paralel yaitu penanganan dan pemulihan. Tindakan ini didasari pada penerapan protokol kesehatan yang ketat yang tujuan utamanya adalah tetap beraktivitas dan aman dari Covid-19, dengan kata kata lain, tetap sehat dan produktif sambil menunggu adanya vaksin yang diperkirakan dapat digunakan pada tahun 2021 sekaligus memulihkan perekonomian.

Kita masih akan melihat kontinum dinamika selanjutnya sesuai perkembangan; namun demikian, masyarakat mempunyai bagian untuk dilakukan setiap harinya yaitu menuju “budaya baru” hidup dengan pakai masker, disiplin jaga jarak interaksi (1-2 meter), sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir atau dengan hand sanitizer, segera menghindari kerumunan jika tidak perlu, dan tingkatkan imunitas tubuh.

Baca Juga  UU Kewarganegaraan Digugat ke MK, Pemohon Bawa-bawa Anies hingga Raffi Ahmad

Secara proses, pembentukan budaya ini membutuhkan upaya-upaya intensif dari para pihak. Ini adalah proses kolektif yang memerlukan keteladanan nyata dalam hidup sehari-hari di ruang-ruang publik.

Dalam konteks Samosir, Satgas Penanganan Covid-19 Samosir memiliki tantangan bagaimana pembudayaan ini dapat dilakukan lebih cepat dengan indikator di setiap ruang publik dan layanan umum, masyarakat sudah menaati protokol kesehatan sebagai budaya baru.

Hingga saat ini, indikator tersebut belum terpenuhi secara total. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membentuk budaya ini dengan melakukan apa yang dapat kita lakukan, mengoptimalkan apa yang ada pada kita, memikirkan kebaikan-kebaikan bersama dalam beraktivitas dan aman dari Covid-19, dan yang tak kalah pentingnya, kita tetap berdoa agar masyarakat Samosir tetap sehat, dapat beraktivitas, dan aman dari Covid-19 serta mampu mengatasi dampak yang diakibatkan Covid-19. (rel/mangapul sinaga)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Asyik Selfie, 7 Wisatawan Tergulung Ombak Besar

Berita

Keributan Antara Koperasi MJP Kubu Raya dan Koperasi TKBM Kubu Raya Hanya Kesalahpaham

Berita

Prabowo: Bersatu Gak Harus Masuk Pemerintah, Bisa Awasi-Koreksi

Berita

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, Mengukuhkan Pengurus Paguyuban Sedulur Jowo di Kabupaten Melawi

Berita

Peringati Hardiknas 2024, Pemkab Samosir Berikan Penghargaan kepada Sekolah Terbaik

Berita

Tiadakan Cap Go Meh Tahun Ini, dan Larang Pesta Kembang Api

Arsip

Panjat Tandon Air 10 Meter, Napi Wanita LP Sukun Berusaha Bunuh Diri

Berita

Kapolresta dan Ketua Cabang Bhayangkari Pontianak Kota Kunjungi Taman Bacaan Beting Permai