Home / Berita

Senin, 18 Januari 2021 - 14:15 WIB

Tak Terima Disebut ‘Guru Binatang’, Guru Besar USU Laporkan Pengurus Demokrat

Viewer: 543
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

KompasnasionalGuru Besar Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Yusuf Leonard Henuk, melaporkan Kepala Biro Perhubungan DPP Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, terkait cuitan di Twitter. Laporan itu terkait cuitan soal ‘guru binatang’.
“Kami, sebagai kuasa hukum telah melaporkan akun atas nama Abdullah Rasyid,” kata kuasa hukum Henuk dari Kantor Hukum Lazzaro Law Firm, Rinto Maha, saat dimintai konfirmasi, Senin (18/1/2021).

Rinto menyebut akun tersebut dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik terhadap Prof Henuk. Dalam akun itu, katanya, Prof Henuk disebut sebagai ‘guru binatang’.

Dia mengatakan laporan disampaikan ke SPKT Polda Sumut pada Sabtu (16/1). Laporan tersebut bernomor STTLP/96/I/2021/SUMUT/SPKT.

“Dilaporkan dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik Jo Pasal 310 KUHP jo Pasal 311 KUHP,” ujar Rinto.

Rinto juga mengirimkan tangkapan layar cuitan dari akun Abdullah Rasyid atau @abdullah_rasy. Berikut isinya:

Baca Juga  Luar Biasa Polwan Ditsamapta Polda Kalbar Berbagi Kepada Warga

Apalagi ternyata dia (Yusuf Leonard Henuk) ini guru binatang (animal science) tidak punya kompetensi bicara kebijakan pembangunan. Berhentilah komen yang tidak cerdas,” tukas Abdullah Rasyid dengan tagar #MaluAlumniUSU

Cuitan itu disertai laman berita dari salah satu media daring. Cuitan itu di-posting pada 11 Januari 2021.

Sebelumnya, Henuk lebih dulu dilaporkan terkait cuitannya di akun Twitter @ProfYLH yang menyebut Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh. Henuk dilaporkan ke Polda Sumut.
“Tadi sore saya laporkan akun Twitter atas nama Profesor Yusuf L Henuk, terus akun Facebook atas nama Profesor Yusuf L Henuk atas unggahan dia yang menyatakan pertama SBY itu bodoh, AHY itu bodoh, terus semua kader dan militan SBY itu bodoh dan penjilat,” kata pelapor, Subanto, Rabu (13/1).

Laporan ini bernomor STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT ‘I’. Subanto mengatakan membuat laporan karena menilai cuitan Prof Yusuf menghina SBY dan AHY.

Baca Juga  Balas Latihan AS-Korsel, Korut Simulasi Serangan ke Pangkalan Udara!

“Saya selaku kader Demokrat di kota Medan yang dipimpin Pak Burhanuddin Sitepu merasa keberatan yang disampaikan profesor tadi. Saya anggap itu menghina ketua umum (Partai Demokrat) dan mantan presiden kita yang ke-6,” ucapnya.

Yth. @SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres, tapi tetap dilakukan 3 M. Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan&dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali

Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali,karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia, tak pernah ada “GOVERNMENT ERROR” penyebabnya, tapi “7 FAKTOR” (https://indonesiabaik.id/infografis/7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat…).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY! (DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Untuk Menyukseskan Program PEN di Provinsi Kalimantan Barat, Satgas PEN Mabes Polri Datang ke Provinsi Kalimantan Barat

Berita

PEMBANGUNAN PUSKESMAS DESA PELAPIS PINDAH KE DESA PADANG TIDAK MELALUI PEMBAHASAN PERUBAHAN DPRD KAB. KAYONG UTARA.

Berita

BNN Bongkar Lab Narkoba Sindikat Rusia di Bali, Hampir 8 Kg Party Drug Disita

Berita

Jembatan Kapuas Di Kota Putusibau Perlu Perhatian Khusus

Berita

KPK Sita Mobil Mewah Andhi Pramono, Ada Hummer hingga Toyota Roadster

Berita

GOW Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Nanga Suruk

Berita

H.Novri Ompusunggu Jabat Tugas Kpmisi III DPR-RI, PARTINA Minta Narkoba, Mafia Tanah Dan Judi Dibersihkan

Berita

PTM Terbatas, Banyak Siswa SMA/SMK Pematangsiantar Malah Nongkrong