Home / Berita

Senin, 18 Januari 2021 - 14:15 WIB

Tak Terima Disebut ‘Guru Binatang’, Guru Besar USU Laporkan Pengurus Demokrat

Viewer: 518
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

KompasnasionalGuru Besar Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Yusuf Leonard Henuk, melaporkan Kepala Biro Perhubungan DPP Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, terkait cuitan di Twitter. Laporan itu terkait cuitan soal ‘guru binatang’.
“Kami, sebagai kuasa hukum telah melaporkan akun atas nama Abdullah Rasyid,” kata kuasa hukum Henuk dari Kantor Hukum Lazzaro Law Firm, Rinto Maha, saat dimintai konfirmasi, Senin (18/1/2021).

Rinto menyebut akun tersebut dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik terhadap Prof Henuk. Dalam akun itu, katanya, Prof Henuk disebut sebagai ‘guru binatang’.

Dia mengatakan laporan disampaikan ke SPKT Polda Sumut pada Sabtu (16/1). Laporan tersebut bernomor STTLP/96/I/2021/SUMUT/SPKT.

“Dilaporkan dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik Jo Pasal 310 KUHP jo Pasal 311 KUHP,” ujar Rinto.

Rinto juga mengirimkan tangkapan layar cuitan dari akun Abdullah Rasyid atau @abdullah_rasy. Berikut isinya:

Baca Juga  Bunuh Ibunya karena Tak Diberi Uang Rp 300 Ribu, Nasrul Divonis Hukuman Seumur Hidup

Apalagi ternyata dia (Yusuf Leonard Henuk) ini guru binatang (animal science) tidak punya kompetensi bicara kebijakan pembangunan. Berhentilah komen yang tidak cerdas,” tukas Abdullah Rasyid dengan tagar #MaluAlumniUSU

Cuitan itu disertai laman berita dari salah satu media daring. Cuitan itu di-posting pada 11 Januari 2021.

Sebelumnya, Henuk lebih dulu dilaporkan terkait cuitannya di akun Twitter @ProfYLH yang menyebut Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh. Henuk dilaporkan ke Polda Sumut.
“Tadi sore saya laporkan akun Twitter atas nama Profesor Yusuf L Henuk, terus akun Facebook atas nama Profesor Yusuf L Henuk atas unggahan dia yang menyatakan pertama SBY itu bodoh, AHY itu bodoh, terus semua kader dan militan SBY itu bodoh dan penjilat,” kata pelapor, Subanto, Rabu (13/1).

Laporan ini bernomor STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT ‘I’. Subanto mengatakan membuat laporan karena menilai cuitan Prof Yusuf menghina SBY dan AHY.

Baca Juga  SANTUNI ANAK YATIM DI HARI JADI KE 6 TH PT.BARUMUN JAYA MANDIRI TOUR & TRAVEL PEKANBARU

“Saya selaku kader Demokrat di kota Medan yang dipimpin Pak Burhanuddin Sitepu merasa keberatan yang disampaikan profesor tadi. Saya anggap itu menghina ketua umum (Partai Demokrat) dan mantan presiden kita yang ke-6,” ucapnya.

Yth. @SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres, tapi tetap dilakukan 3 M. Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan&dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali

Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali,karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia, tak pernah ada “GOVERNMENT ERROR” penyebabnya, tapi “7 FAKTOR” (https://indonesiabaik.id/infografis/7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat…).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY! (DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Curah Hujan Meningkat, Polisi Ingatkan Warga Waspadai Banjir ROB 

Berita

Amanda Mantan Pacar Mario Dandy Hadir di PN Jaksel Jelang Sidang AG

Berita

Bukti Nyata TNI Bersama Rakyat, Babinsa Koramil Selakau Kompak Bangun Rumah Warga yang Kurang Mampu

Berita

Bupati Taput Serahkan Bantuan Peduli Guru Madrasah Baznas

Berita

Alhamdulillah! Vaksin Covid-19 Asal China Ternyata Manjur

Berita

Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Semangati Peserta Vaksinasi di Palangka Raya*

Berita

Gubernur Kalbar Targetkan 25 Ribu Vaksin Di Terima Masyarakat Dalam Satu Hari

Berita

Satbrimob Polda Kalbar Kawal Aksi Unjuk Rasa Damai Hari Tani Nasional