Samosir, Kompasnasional.com | “Terjadi Penemuan Potongan Tubuh Manusia oleh Siswi SD di Aliran Sungai Aek Matio di Desa Sosor Dolok Samosir, Rabu 01 Desember 2021.”
Penemuan potongan tubuh manusia di aliran sungai yang berdekatan dengan Sekolah SDN 3 Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian mendadak mengemparkan para Siswa di sekolah tersebut. Penemuan potongan tubuh manusia yang diduga korban mutilasi tersebut sontak mengejutkan Siswa yang bersekolah di SDN 3 Desa Sosor Dolok.
Saat itu Aira Sihombing dan Intan Simbolon Siswi SD tersebut hendak membuang air di sungai Aek Matio, namun belum sempat buang air, kedua Siswi SD itu di kejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang tersangkut di ranting pohon.
Melihat potongan tubuh manusia yang mengambang di sungai itu, dengan rasa terkejut bercampur takut kedua bocah itu melaporkan kepada gurunya. Selanjutnya Guru SDN 3 Sosor Dolok itu langsung melaporkan kepada Kepala Desa Sosor Dolok Robungsu Limbong.
Begitu menerima laporan guru tersebut Kepala Desa Sosor Dolok Kecamatan Harian Robungsu Limbong langsung meneruskan penemuan itu kepada Kapolsek Harian AKP Herman Meilala dan Kepada Camat Harian Roberthon Manik tentang penemuan potongan tubuh manusia tanpa kepala, tanpa kaki, dan juga tanpa tangan yang ditemukan mengambang di aliran sungai di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Rabu (01/12/21), sekira pukul 09.00 WIB
Setelah mendapat laporan dari kapolsek harian, Polres Samosir langsung mengevakuasi potongan tubuh manusia dari sungai Aek Matio yang didampingi pihak Koramil Harian. “Setelah kita cek ke lokasi ternyata mayat itu sudah membusuk dan bagian kepala serta Kaki dan tangannya tidak ada. Sejauh ini, belum ada warga di desa Sosor Dolok yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” ucap Serda Lamtor Siburian salah satu personil Babinsa di Koramil Harian.
Guna penyelidikan lebih lanjut, potongan tubuh manusia itu di bawa ke RSU Bhayangkari Medan untuk keperluan otopsi guna mengetahui identitas dan penyebab kematian korban.
(Max/ Cs)







