Viewer: 620
0 0

Home / Olahraga

Rabu, 4 November 2020 - 11:39 WIB

Shin Tae-yong Dikatakan Jadi Kunci Evolusi Sepak Bola Indonesia

Viewer: 621
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Pelatih spesialis sepak bola akar rumput, Jaino Matos, berharap Shin Tae-yong bisa terus dipertahankan untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

Khususnya, Shin Tae-yong diharapkan bisa meningkatkan kualitas pemain di level pemain muda.

Jaino Matos mengatakan pelatih asal Korea Selatan tersebut memegang peran besar dalam kemajuan signifikan yang ditunjukkan timnas U19 Indonesia.

“Saya benar-benar berharap efek Shin Tae-yong dipertahankan. Efek dia sangat luar biasa,” kata mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut.

Jaino Matos membenarkan selama ini teknis latihan Shin Tae-yong tak jarang menimbulkan perdebatan.

Terakhir muncul kritik dari salah satu pengamat sepak bola yang yang mengkritisi pola latihan Witan Sulaeman dkk selama training camp di Kroasia.

Baca Juga  Gawat, Timnas Indonesia Sudah Dapat Ancaman di Vietnam!

Baginya, hal tersebut sudah biasa, karena setiap orang punya persepsi dan pendapat sendiri-sendiri.

Namun, Jaino Matos meminta untuk tidak fokus dalam pembahasan kritik maupun teknis.

Ada satu hal yang membuat mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut spesial di mata pelatih asal Brasil tersebut, yakni karakter sang pelatih.

Karakter tersebut membuat STY berbeda dari pelatih-pelatih lain yang selama ini mampir dan pergi di kursi nakhoda tim nasional.

memiliki karakter keras, disiplin, dan tanpa kompromi.

Baca Juga  Semua Tim F1 menolak sistem kualifikasi baru

Karakter tersebut kemudian dicerminkan dalam program latihannya yang disebut super keras, berdedikasi, disiplin dan tanpa kompromi.

Bagi Jaino Matos, tipe karakter ini yang dibutuhkan Timnas Indonesia sejak lama.

Selama ini dia melihat Indonesia tidak pernah kekurangan pemain bertalenta, hanya karakter dan dedikasi para pemainnya yang tidak mencukupi.

Sehingga, hal ini membuat pemain Indonesia tertinggal dari negara-negara lain.

“Kita lupakan pola latihan dulu dan fokus kepada pembangunan karakter,” ucap mantan pelatih 40 tahun tersebut.
(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

GU Diimbangi Persija, Ultrasmania Desak Liestiadi Mundur

Olahraga

Cristiano Ronaldo Hebat, tapi Bukan Tandingan Lionel Messi

Arsip

Ferrari Luncurkan Mobil SF16-H

Arsip

Kontrak Mau Habis, Indra Sjafri Tunggu Keputusan PSSI

Berita

Terpilih Secara Aklamasi, Drs Dameanto Purba MSI Ketua Wushu Simalungun Periode 2020-2024

Berita

Kota Medan Dipilih Gelar Even Sepeda Nusantara

Olahraga

Italia vs Spanyol di Semifinal Piala Eropa 2020, Mancini dan Enrique Saling Lempar Pujian

Arsip

Awas! Thailand Punya 8 Hal untuk Diwaspadai Timnas Indonesia!