Home / Berita

Selasa, 9 November 2021 - 20:47 WIB

Sebanyak 7.649 Warga Siantar Belum Mendapatkan KKS, Dinsos Desak BRI

Viewer: 412
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Pemerintah mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah daerah sejak Bulan Juli 2021. Salah satunya adalah Kota Pematangsiantar yang sempat menduduki posisi di level IV. 

Guna meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM tersebut, Pemerintah mulai menggelontorkan sejumlah bantuan sosial (bansos). Salah satunya adalah Kartu Keluarga Sejahtera alias KKS yaitu bantuan sosial pangan dalam bentuk uang tunai dari pemerintah sebesar Rp. 200 ribu. 

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pematangsiantar, Pariaman Silaen, pada Selasa (9/11/21). 

“Bantuan kartu sembako ini dari pusat sebesar Rp 200.000 selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember. Dengan target penerima sebanyak 7.649 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” kata Pariaman melalui sambungan telepon. 

Dia menjelaskan, bahwa kartu sembako PPKM yang diberikan tersebut seyogyanya sudah diberikan pada masyarakat Kota Pematangsiantar. “Namun, hingga kini, belum ada yang sudah di salurkan. Dikarenakan nama – nama peserta untuk kartu KKS tersebut baru keluar dari BRI,” ucap Pariaman. 

Baca Juga  Cetak Sejarah, Pembalap Indonesia Ini Juara World Supersport 300 Jerez Spanyol

Padahal, berulang kali Dinas Sosial P3A Pematangsiantar mempertanyakan hal tersebut pada pihak Bank BRI yang merupakan salah satu dari empat bank pelat merah yang ditunjuk melakukan penyaluran program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. 

Dinsos meminta agar mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. 

“Kami selalu tanya pada pihak Bank BRI, kapan, kapan, bansos itu akan dibagikan, kalau belum ada nama – nama peserta untuk penerima kartu KKS tersebut,” katanya.

“Akhirnya, kami sudah mendapatkan nama – nama KPM yang akan menerima KKS. Karena data tersebut baru keluar dari BRI dan saat ini kita sedang menjadwalkan penyaluran KKS sembako PPKM terlebih dahulu. Jangan sampai ada kerumunan dan melanggar protokol kesehatan,” terang Pariaman. 

Baca Juga  Bobby Turunkan Alat Berat untuk Bongkar, Centre Point Cicil Pajak Rp 107 M

Mengingat ini sudah masuk Bulan November, bagaimana mekanisme penyaluran program tersebut? Apakah dipotong bulan yang sudah berlalu? 

“Tidak ada pemotongan apapun itu. Tentang jadwal penyalurannya, kami akan berkoordinasi dengan pihak Bank BRI. Yang pasti ini tetap harus tuntas 6 bulan. Bisa jadi, bulan ini langsung dibagi selama 3 bulan. atau secara berkesinambungan menjadi tiap 2 bulan dahulu dibagikan. Begitu selanjutnya hingga Desember,” jelas Pariaman. 

Dia juga menambahkan, tidak semua warga  bisa memperoleh bantuan itu. Penerima KKS adalah yang sudah terdaftar sebagai peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Data Terpadu Keluarga Sosial (DTKS). Jadi, mereka yang mendapatkan KKS ini adalah keputusan dari pusat, bukan dari pemerintah daerah. 

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Masuk dan Keluar Lokasi SMK Negeri 1 Siantar Wajib Scan Aplikasi PeduliLindungi

Berita

Kapolda Kalbar Kunjungi Polsek Mentebah, Polres Kapuas Hulu

Berita

Babinsa Batu Barat Terus Pupuk Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Berita

Sinergi Babinsa dan Perangkat Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Perumahan warga.

Berita

Polsek Bilah Hulu dan Koramil 13 Aek – Nabara Mengadakan Kegiatan Bakti Sosial Pembersihan Aliran Sungai Aek – Nabara

Berita

Kapolda Kalbar Tutup Pendidikan 260 Siswa Bintara Polri di SPN

Berita

Penonaktifan 11 Juta PBI BPJS, Benarkah Instruksi Presiden?

Berita

Wadan Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Volly Danlanud Cup 2022