Home / Hiburan

Senin, 1 Februari 2021 - 13:25 WIB

Polisi Minta Batu Meteorit yang Jatuh di Rumah Munjilah Disimpan dan Ditutup, Ini Penyebabnya

Viewer: 455
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kompasnasional l Sekitar tiga hari lalu, sebuah batu meteorit jatuh menimpa rumah warga di Dusun Astomulyo, Desa Mulyodadi, Punggur, Lampung Tengah.

Namun, kini polisi secara tegas meminta batu tersebut disimpan dan ditutup.

Sebab, batu yang ditemukan oleh sang pemilik rumah yang bernama Munjilah itu telah menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

Polisi minta batu disimpan dan ditutup
Peneliti Itera Lampung mengambil sampel batu meteorit di Lampung Tengah, Jumat (29/1/2021) malam. Peneliti memastikan batu itu adalah pecahan meteorit.

Kepala Dusun 5 Edi Kurniawan mengemukakan, petugas Polsek setempat mendatangi rumah Munjilah pasca-temuan batu meteorit.
Sebab, batu itu menarik perhatian warga hingga menimbulkan kerumunan.

“Polisi bilang supaya tidak ada keramaian, karena masih Covid-19 supaya (batu) ditutup,” ujar dia.

Baca Juga  Menjadi Korban Kericuhan, Ustad Arifin Ilham Beber Asal Muasal Tindakan Anarkisme

Ternyata, ada penyebab yang membuat warga berbondong-bondong ke rumah Munjilah.

Mereka menganggap, batu meteorit itu memiliki tuah.

Air rendaman diminum hingga dibalurkan
Edi mengemukakan, ada sejumlah warga yang sengaja datang untuk mengambil air rendaman batu meteorit.

“Ada warga yang bilang, batu itu direndam di akuarium, lalu air rendaman batu itu diambil, katanya berkhasiat obat,” kata dia.

Dari keterangan warga, tak hanya meminum, masyarakat juga membalurkan air rendaman batu itu ke tubuh mereka.
Kejadian tersebut sangat disayangkan oleh peneliti Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Robiatul Muztaba.
Menurut Robiatul, meminum air rendaman batu bisa berpotensi membahayakan kesehatan.

Sebab, batu tersebut telah diteliti dan mengandung unsur logam, namun belum diketahui apakah batu mengandung radioaktif.

Baca Juga  Ini Cerita Ashanty yang Baru Lulus S2 dengan Nilai A

“Jika mengandung radioaktif, bisa menyebabkan kanker,” ujar dia.

Ahli meminta, warga menghentikan pemahaman dan aktivitas tersebut.

“Warga percaya ada khasiat, padahal enggak ada. Kami mengedukasi agar warga tidak mengonsumsi air itu,” ungkapnya.

Beberapa ciri yang mendukung jika batu itu adalah meteorit yakni memiliki kandungan logam yang dikenal dengan nama stony iron.

Kemudian, ada sisi hitam di bagian batu akibat gesekan dengan atmosfer.

“Sudah kami uji dengan magnet, dan ketika ditemukan pemilik rumah, batu tersebut dalam kondisi hangat, itu merupakan dampak bebatuan yang bergesekan dengan atmosfer, ada proses pembakaran di sana,” kata Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera Lampung tersebut. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Program Acara Dahsyat Terancam Disetop Sementara

Arsip

“Saya Dapat Bocoran dari KPK, Ahok 100 Persen Tersangka”

Arsip

Selena Gomez Janji Tampil Energik ICE BSD Tangerang

Berita

Rekor MURI Akan Meriahkan Milad Istana Maimun Ke-130 Tahun

Hiburan

UFO Kembali Beraksi

Berita

Sempat Lewati Masa Kritis, Advent Bangun Akhirnya Tutup Usia

Hiburan

Viral Kucing Mengasuh Bayi, Netizen: Pengasuh yang Profesional

Hiburan

Tak Diakui Anak oleh Ayahnya, Pria Ini Berhasil Jadi Jenderal TNI