Home / Berita

Kamis, 30 September 2021 - 07:34 WIB

Pj.Sekda Kalbar : perhutanan Sosial Untuk sejahterakan Masyarakat Desa Hutan

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Pj Sekda Kalbar), Samuel, S.E., M.Si. mengatakan bahwa Perhutanan Sosial (PS) merupakan bagian dari kebijakan pemerataan ekonomi yang bertujuan nengurangi angka kemiskinan dengan memberikan akses kelola kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan selama 35 tahun.

Terutama dengan terbitnya Undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja beserta turunannya dibidang kehutanan, yaitu PP. No. 23 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan kehutanan, serta Permen No 9 Tahun 2021 tentang pengelolaan Perhutanan Sosial, telah terjadi perubahan mendasar atas keberpihakan dan pengakuan Pemerintah kepada masyarakat sekitar hutan untuk memperoleh akses kelola secara legal, baik untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.

“Saya mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk turut mengembangkan usaha masyarakat di Perhutanan Sosial sesuai dengan bidang tugas dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga  BNPT Bersyukur Umar Patek Mau Jadi Mediator Bebaskan 10 WNI

Antara lain dalam meningkatkan daya saing produk terutama izin edar, sertifikasi dan standarisasi produk serta perlindungan atas hak kekayaan intilektuan (HKI) seperti merek bahkan indikasi geografis,” harap Pj Sekda saat memberikan sambutan acara pembukaan Workshop Integrasi Kebijakan Perhutanan Sosial di Hotel Orchardz Gajah Mada, Rabu (29/9/2021).

Pj Sekda Kalbar juga menyampaikan harapan Gubernur bahwa perhutanan sosial kalbar dapat menghasilkan produk andalan untuk kelestarian lingkungan dengan sinergi para pihak untuk membina masyarakat dalam mengelola perhutanan sosial.

“Kami juga mengharapkan produk Perhutanan Sosial (PS) tidak hanya merupakan produk mentah (Raw Material) dengan nilai tambah rendah.

Contohnya tidak hanya madu, tetapi madu atau herbal campuran madu yang bernilai tinggi.

Baca Juga  PERCASI SAMOSIR GELAR MUSKAB DAN PELANTIKAN PENGURUS PERIODE TAHUN 2025 - 2029

Perhutanan sosial menjadi fokus pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pengembangan dan pengelolaan kehutanan sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan konflik teritorial dengan 5 skema perhutanan sosial yaitu, Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan kehutanan.

Dirinya juga menyambut baik kegiatan hari ini dengan harapan adanya integrasi antara kebijakan perhutanan sosial baik pusat maupun daerah.

“Saya berharap kepada para peserta dan narasumber agar benar-benar mencurahkan kemampuannya untuk dapat mengintegrasikan kebijakan pengembangan perhutanan sosial antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, sehinga kedepannya Perhutanan Sosial di Kalbar akan tumbuh dan berkembang sebagai penggerak ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Pj Sekda Kalbar.

Hasnan sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

H Arwin Siregar Hadiri Harlah PPP Padangsidimpuan Ke 49

Berita

Jelang Peletakan Baru Pertama, Yayasan pesantren Abu yazid Boarding School Silahturahmi dengan SDN 027 Parit Baru

Berita

Kemenperin RI Buka Program Setara D1 di Mempawah

Berita

Impian Kapuas Raya Sudah Depan Mata Gubernur Tinjau Lokasi Persiapan di Sintang

Berita

Walikota Psp Salurkan Bansarpras Produksi Budidaya Dari Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI

Berita

Kajari Ungkap Capaian Kinerja Kejaksaan Toba Tahun 2021

Asahan

Polres Asahan Sabet Juara Lomba Film Literasi dan Input Data IRSMS Se-Polda Sumut

Berita

388 Peserta CPNS DI Beri Diklatsar Membentuk Karakter Dan Sikap Prilaku Integritas