Home / Berita

Rabu, 22 Desember 2021 - 11:18 WIB

Penting nya Investasi Yang Ramah Lingkungan

Viewer: 444
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL- Kegiatan Future of Direct Investment for Climate Action dihadiri oleh Plh.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Junaidi, M.M., bersama Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, S.STP., di Ruang Audiovisual Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (21/12/2021).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Republik Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Investasi Republik Indonesia bertujuan untuk mengetahui arah investasi yang berkelanjutan di berbagai sektor ini dihadiri para pemimpin kementerian/lembaga PBB, para pejabat struktural kementerian/lembaga, para pejabat di lingkungan pemerintah daerah, para pemimpin industri, dan juga sektor finansial di Indonesia, menjadi peserta pada diskusi panel yang diselenggarakan secara virtual.

Wakil Menteri Investasi Republik Indonesia yang juga Deputy Minister For Investment Planning, Nurul Ichwan, menjelaskan diskusi ini merupakan pondasi agar Indonesia menjadi bagian dari pergerakan global untuk melindungi bumi yang merupakan satu-satunya planet yang bisa menjadi tempat kehidupan.

Baca Juga  Sambut Mudik Lebaran, Sopir dan Kernet Bus Menjalani Tes Urine

“Meningkatnya iklim dan suhu di dunia mengubah cara bergerak, cara makan, dan juga mengubah cara investasi.

Akan tetapi, mereka harus berfikir agar investasi tidak merusak planet, sehingga masa depan anak mereka terlindungi.

Perusahaan di seluruh dunia semakin meningkat untuk bisa masuk ke tahap penghijauan dan masa depan yang berkelanjutan.

Kita juga harus bisa mengetahui bagaimana cara menaikkan permintaan dan juga pasokan modal besar yang diperlukan dunia agar bisa menang menghadapi perubahan iklim.

Maka
dari itu, tujuan diskusi panel ini adalah sebagai komitmen kontribusi nasional mengurangi emisi gas sebesar 29% di tahun 2030 dan 40% skenario bisnis Asis World.

Jika kita gagal melindungi bumi, ini berarti kita gagal dalam melindungi diri sendiri.

Investasi hijau berkelanjutan dan ekonomi daur ulang merupakan prioritas utama agenda dalam diskusi panel ini. Indonesia dan dunia bergandeng tangan bersama- sama melindungi generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Mima Saina, Orang Indonesia Jadi Pahlawan di Israel

Untuk itu, mari, kita berkolaborasi dengan baik untuk menghasilkan masa depan yang lebih baik,” ujar Wamen Investasi RI.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H. E. Vincent Piket, juga menegaskan dimensi politik dan kebijakan untuk melawan perubahan iklim, serta harus berhati-hati dalam melihat dimensi bisnis dalam berinvestasi di Indonesia.

“Apabila tidak mengambil kebijakan dari sekarang, bisa
saja kita tidak akan berhasil kedepannya.

Maka dari itu, Uni Eropa akan menanam 3 Miliyar pohon dari tahun 2021-2030 sebagai upaya memulihkan kembali hutan dan juga upaya meningkatkan penggunaan kayu dalam pembangunan, sehingga dapat diwujudkan dengan dukungan yang kuat,” tutur H.E. Vincent Piket.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Kapuas Hulu, Sis Nilai Pameran Art Preneurship Ekspresikan Bakat Pelajar

Berita

Walikota Tinjau Langsung Tes Penerimaan P3K Formasi Guru Kota P.Sidimpuan

Berita

Berita Psp. Walikota bersama Forkopimda Kota Psp Panen Ikan Lele Di Desa Baruas

Berita

Bupati Samosir Serahkan Bantuan Penangkar Bibit Bawang Merah Kepada Kelompok Tani Desa Cinta Dame

Berita

KPPU Medan Dipimpin Ramli Simanjuntak

Berita

PIHAK DINAS KESEHATAN BERNEO GROUP SINGKAWANG UTARA BERIKAN PELAYANAN KESEHATA KEPADA MASYARAKAT SECARA CUMA-CUMA.

Berita

Tingkatkan Kerjasama, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Balasan Gubernur Kalbar

Berita

Anggota Polri Tidak Sebanding Dengan Jumlah Penduduk Menjadi Alasan Utama Dibentuknya Pokdarkamtibmas Polres Melawi*