Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Anjuran Gubernur Sumatera Utara yang melarang adanya aktifitas langsung disekolah selama masa Pandemi Covid-19 masih di langgar oleh sebagian sekolah, salah satunya ditemukan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Siantar, Jalan Mahoni Raya, Perumnas Batu VI, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Pantauan awak media Senin,(17/6/2021) Sekitar Pukul 10.30 Wib terlihat sejumlah pelajar SMAN 1 Siantar berkerumun dan abaikan protokol kesehatan Covid-19 dilingkungan sekolah lengkap dengan seragam putih abu-abunya, tampak beberapa siswa tidak mengenakan masker saat ngobrol-ngobrol bersama temannya, seakan -akan mereka tidak menghiraukan bahaya penularan Covid-19.
Bahkan terlihat saat para pelajar memasuki gedung sekolah tidak melalui pintu gerbang utama melainkan dari pintu samping gedung, pelajar masuk begitu aja tanpa mencuci tangan bahkan petugas sekolah tidak melakukan pengecekan suhu tubuh para pelajar tersebut.
Saat Awak media mencoba konfirmasi langsung terkait hal itu salah satu guru mengatakan, Bahwa sekolah tersebut sedang mengadakan asesmen.
“Kami sedang mengadakan asesmen para pelajar sudah kita atur dan kita himbau agar memakai masker juga kegiatan asesmen ini bukan hanya di SMAN 1 Siantar, tetapi seluruh sekolah SMA yang ada di Simalungun mengadakan kegiatan ini, jadi hari ini jadwal kita melakukan asesmen disekolah ini. Kegiatan ini perintah dari kepala sekolah”. Ujar guru tersebut.
Saat disinggung terkait adanya para pelajar tidak pake masker dan tidak menjaga jarak dengan berkerumun, guru tersebut langsung bergegas menuju ke pengeras suara untuk memberikan himbauan ke para pelajar untuk mematuhi prokes Covid-19.
Saat Hal ini di konfirmasi pada kepala sekolah SMAN 1 Siantar Rahap Siadari melalui pesan WhasApp nya mengatakan, tidak ada pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Siantar, siswa tersebut ada urusan dengan guru mata pelajar, dan sebagian mengembalikan buku kesekolah juga ada urusan administrasi yang lain.
Saat ditanya terkait para pelajar yang tidak mematuhi prokes dan terkesan pihak sekolah mengabaikan keselamatan para anak didik, Kepsek tersebut mengatakan, tidak ada kita abaikan, prokes dan keselamatan siswa sudah dijalankan sesuai prokes, keselamatan siswa adalah yang utama bagi kami. Sebutnya dalam pesan WhatsApp.
Terpisah Ketika dikonfirmasi Kacabdis Pendidikan Siantar-Simalungun James Andohar Siahaan melalui KASI SMA Drs. Hamonangan Aruan mengatakan, Bahwa pihaknya sangat menyesalkan kejadian yang terjadi di SMAN 1 Siantar, dimana terlihat dalam foto siswa ada yang berkerumun dan tidak menggunakan masker tidak mematuhi prokes.
“Kita menghimbau kepada kepala sekolah dan guru di SMAN 1 Siantar, supaya meningkatkan kewaspadaannya dalam pandemi covid-19. Agar mematuhi prokes seperti menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan, mencek suhu tubuh serta dikontrol anak-anak jangan berkerumun”. Kata Hamonangan.
Dalam situasi sekarang harus perlu dijaga, agar jangan menciptakan klaster-klaster baru Covid-19 nantinya “kan kasihan nantinya sama anak-anak bangsa kita”.tegasnya.
Toni Tambunan







