Viewer: 697
0 0

Home / Politik

Senin, 12 Oktober 2020 - 14:25 WIB

Partai Demokrat Terima Surat Pengunduran Diri Ferdinand Hutahaean

Viewer: 698
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional | Partai Demokrat telah menerima surat pengunduran diri Ferdinand Hutahaean, Kepala Biro Energi & Sumber Daya Mineral, Departemen VII DPP Partai Demokrat pada tanggal 12 Oktober 2020.

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan menyatakan, dalam surat tersebut, Ferdinand Hutahaean menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus dan sekaligus sebagai kader Partai Demokrat.

“Dengan telah diterimanya surat pengunduran diri ini, maka kami melanjutkan dengan proses administrasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal Partai Demokrat,” katanya dalam keterangan, Senin (12/10/2020).

Partai Demokrat, lanjutnya, mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kebersamaan selama lebih kurang 4 tahun ini.

Baca Juga  Baidowi Mengingatkan Din Syamsuddin yang Hadiri Deklarasi KAMI

Ossy juga mendoakan agar Ferdinand sukses di tempat barunya.

“Semoga Saudara Ferdinand Hutahaean sukses menjalani aktivitasnya di medan pengabdian yang baru untuk nusa dan bangsa,” katanya.

Ferdinand Hutahaean mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat tersebut dalam cuitannya di akun Twitter.

“Ya betul, itu cuitan saya dan memang saya akan mundur. Besok secara resmi akan saya masukkan surat pengunduran diri saya,” ujar Ferdinand saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Ferdinand tak memungkiri kerap berbeda pendapat dengan Ketua Umum Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, dia tak mau menjelaskan dengan gamblang terkait perbedaan tersebut.

Baca Juga  Uni Irma: Apa Hubungan Fadli Zon dengan FPI?

“Ada beberapa poin alasan saya, tapi tak semua harus saya ungkapkan. Tapi terutama adalah perbedaan prinsip pemahanan dalam mengelola partai dan perbedaan prinsip tentang memilih jalan politik atau strategi berpolitik,” kata dia.

Ferdinand mengakui, salah satu alasannya mundur dari partai berlambang bintang Merci ini, lantaran berbeda pendapat dengan AHY soal pengesahaan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Salah satunya perbedaan prinsip soal UU Ciptaker ini sangat jauh berbeda pemahaman. Jadi saya lebih baik pergi daripada berkonflik di dalam,” (L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Fadli Zon Minta Warga Medan Pilih Bobby Nasution, Apa Alasannya

Politik

Massa penolak RUU HIP yang sejatinya berpusat di depan kantor DPR, sudah melimpah hingga Slipi, nyaris masuk tol.

Politik

Nasdem Usung Mantan Napi Koruptor di Pilkada Sulut

Medan

Partai Golkar Pastikan Dukung Menantu Jokowi Maju dalam Pilwakot Medan

Politik

Pilkada Medan, Demokrat Sebut Akhyar Nasution Menyorongkan Diri

Politik

Aktivis 98 Sebut KAMI Adalah Bagian dari Olgarki Orba, Ini Buktinya

Politik

Harapan politisi senior Partai Demokrat terkait figur kepemimpinan partai

Politik

Munaslub Tetap Digelar, Muchdi PR Ditetapkan Jadi Ketua Umum Partai Berkarya Periode 2020-2025