Viewer: 727
0 0

Home / Politik

Senin, 12 Oktober 2020 - 14:25 WIB

Partai Demokrat Terima Surat Pengunduran Diri Ferdinand Hutahaean

Viewer: 728
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional | Partai Demokrat telah menerima surat pengunduran diri Ferdinand Hutahaean, Kepala Biro Energi & Sumber Daya Mineral, Departemen VII DPP Partai Demokrat pada tanggal 12 Oktober 2020.

Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan menyatakan, dalam surat tersebut, Ferdinand Hutahaean menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus dan sekaligus sebagai kader Partai Demokrat.

“Dengan telah diterimanya surat pengunduran diri ini, maka kami melanjutkan dengan proses administrasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal Partai Demokrat,” katanya dalam keterangan, Senin (12/10/2020).

Partai Demokrat, lanjutnya, mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kebersamaan selama lebih kurang 4 tahun ini.

Baca Juga  Gelar Demonstrasi di Tengah Pandemi Corona, PA 212: Tidak Ada Larangan

Ossy juga mendoakan agar Ferdinand sukses di tempat barunya.

“Semoga Saudara Ferdinand Hutahaean sukses menjalani aktivitasnya di medan pengabdian yang baru untuk nusa dan bangsa,” katanya.

Ferdinand Hutahaean mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat tersebut dalam cuitannya di akun Twitter.

“Ya betul, itu cuitan saya dan memang saya akan mundur. Besok secara resmi akan saya masukkan surat pengunduran diri saya,” ujar Ferdinand saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Ferdinand tak memungkiri kerap berbeda pendapat dengan Ketua Umum Parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, dia tak mau menjelaskan dengan gamblang terkait perbedaan tersebut.

Baca Juga  Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

“Ada beberapa poin alasan saya, tapi tak semua harus saya ungkapkan. Tapi terutama adalah perbedaan prinsip pemahanan dalam mengelola partai dan perbedaan prinsip tentang memilih jalan politik atau strategi berpolitik,” kata dia.

Ferdinand mengakui, salah satu alasannya mundur dari partai berlambang bintang Merci ini, lantaran berbeda pendapat dengan AHY soal pengesahaan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Salah satunya perbedaan prinsip soal UU Ciptaker ini sangat jauh berbeda pemahaman. Jadi saya lebih baik pergi daripada berkonflik di dalam,” (L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Hasil Pilkada Medan, Bobby-Aulia Unggul Versi Hitung Cepat di 2 Lembaga Survei

Berita

TNI AL Perketat Pengamanan Laut Bali Jelang KTT G20

Politik

Prabowo Subianto Beri Sinyal, AHY Akan Masuk Dalam Jajaran Pemerintahan, Pada Pilpres 2024?

Politik

Unggah Video Rizieq Bicara Penggal Kepala, Jimly: Ceramah Penuh Kebencian

Politik

Politikus PDIP: Kritikus Nyinyir Justru Tingkatkan Pencitraan Risma

Politik

Mas AHY, Anda Nggak Pantas Jadi Ketum Demokrat, Marzuki Alie Bilang yang Cocok Banget Mas Ibas

Berita

INFOGRAFIS: Dugaan Peran 11 Tersangka Narkoba Irjen Teddy Minahasa

Politik

Bawaslu RI: Sekitar 700 ASN Terlibat Pelanggaran Pilkada