Viewer: 838
0 0

Home / Berita

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 13:46 WIB

Parah! Pimpinan Madrasah Ditanya Siapa Wapres? Jawabnya Amien Rais

Viewer: 839
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Kompasnasional | Abdussalam, pimpinan madrasah yang juga Ketua Yayasan Al-Hamidy Al-Islamiyah membantah lembaga pendidikan yang dipimpinnya merupakan sarang HTI.

“Kalaupun ada, mungkin di luar sini,” kata Abdussalam.

Lembaga pendidikan TK, MI dan MTs yang dipimpin Abdussalam digeruduk ratusan anggota Banser pada Kamis (20/8) karena dianggap sebagai sarang HTI.

Saat menyisir sekolah, Banser menemukan foto Presiden Joko Widodo dicoret-coret menggunakan kapur. Bagian kedua matanya dilingkari. Sementara di bawah hidungnya diberi kumis.

Di sekolah itu juga tak ditemukan foto Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Yang ada hanya gambar mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Abdussalam mengatakan, coret-coret pada gambar Presiden Jokowi dilakukan oleh anak-anak. Sementara, gambar wakil presiden Ma’ruf Amin memang belum dipasang.

Baca Juga  Wali Kota Pontianak Sebut Kader PKK Berperan Bantu Tangani Pandemi

Hanya saja saat ditanya siapa nama wakil presiden saat ini, Abdussalam memberikan jawaban yang keliru.

Abdussalam menjawab bahwa Wakil Presiden RI saat ini adalah Muhammad Amien Rais. Padahal, seharusnya KH Ma’ruf Amin.

“Saya lupa. Maklum sudah tua,” aku Abdussalam.

Ketika ditanya tentang bendera merah putih, Abdussalam menjawab bahwa bendera dipasang di belakang madrasah, karena tiang di depan kelas roboh setelah tertabrak kendaraan.

Sementara itu, Abdul Halim menangapi tudingan Banser yang menyebut dirinya menghina Habib Luthfi dan NU di media sosial.

Abdul Halim yang disebut-sebut sebagai simpatisan HTI menegaskan bahwa dia hanya menanggapi postingan Habib Luthfi.

“Saya nanggapi pernyataan beliau. Mohon maaf,” ucap dia.

Baca Juga  KODAM II/SRIWIJAYA GELAR PERINGATAN NUZULUL QUR'AN 1443 H

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofik Ripto Himawan menyampaikan bakal memproses laporan dari Banser terkait pernyataan Abdul Halim di media sosial.

AKBP Rofik berharap agar Banser bisa mempercayakan penyelidikan kepada aparat kepolisian.

“Kami harap teman-teman Banser mempercayakan kepada kami. Kami akan memproses laporan yang ada. Kalau ingin mantau silahkan,” beber AKBP Rofik, seperti dilansir Radar Bromo, Jumat (21/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, Lembaga pendidikan madrasah, Yayasan Al Hamidy – Al Islamiyah di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, digeruduk ratusan anggota Banser, Kamis (20/8).

Mereka mengepung lembaga pendidikan TK, MI dan MTs itu, lantaran disinyalir menjadi sarang pengkaderan organisasi terlarang, HTI.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Alat Berat Exavator Disita Polda Kalbar Dari 2 Lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin di Bengkayang

Berita

Sinergi Di Tapak Batas, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bersama Polri Bantu Swab PCR Siswa-Siswi SD Perbatasan.

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Kegiatan Pelepasan Tukik & Bersih Pantai Di Perbatasan.*

Berita

Wakapolda Kalbar Peduli, Tinjau Banjir di Sintang Naik Perahu Tempel

Berita

Pelatihan JITUPASNA 2024 di Samosir: Tekankan Pentingnya Manajemen Bencana 

Berita

Mantan Pengacara Anak Bos Prodia Absen Pemeriksaan Polisi

Berita

Idealnya Sosok Kabareskrim Polri

Berita

DPR Targetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan Oktober 2026