Home / Kesehatan

Minggu, 6 Juni 2021 - 22:05 WIB

Panglima TNI, Kapolri & Kepala BNPB Terbang ke Kudus, Cek Penanganan Covid-19

Viewer: 418
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Kompasnasional l Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Kepala BNPB Ganip Warsito mengecek upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyusul lonjakan kasus yang terjadi dan tertinggi di Jateng, Minggu (6/6).

Kunjungan mereka ke Kudus, setelah sebelumnya meninjau pelaksanaan vaksinasi di tiga kabupaten di Jateng, seperti Kabupaten Blora, Ciacap, dan Pati. Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Pandam IV Kodam Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, beserta pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.

Kami sangat prihatin dengan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Kami minta semua pihak termasuk TNI dan Polri agar lebih intensif dalam penanganan Covid-19,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, seperti dikutip Antara.

Dari data yang diterima, kata Sigit, jumlah yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 7.975 orang, sedangkan sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Hal ini menjadi perhatian khusus dirinya bersama Panglima dalam menangani Covid di Kabupaten Kudus.

Baca Juga  Biasanya Jadi Pelengkap Nasi Padang, Siapa Sangka Daun Singkong Bisa Dijadikan Obat Rumahan Berbagai Penyakit Mematikan!

“Ketersediaan tempat tidur di tujuh rumah sakit di Kabupaten Kudus juga semakin menipis karena dari 393 tempat tidur sudah terisi 359 tempat tidur atau 91 persen. Sementara ruang ICU dari 41 tempat tidur juga terisi 92 persen atau 38 tempat tidur,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik apalagi jika terjadi penambahan kasus aktif di wilayah sekitarnya. Untuk itu dia meminta semua instansi baik TNI Polri, bersama-sama menangani Covid-19 di Kabupaten Kudus agar kembali pulih seperti semula.

“Masalah Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah, TNI ataupun Polri. Tetapi menjadi tanggung jawab bersama karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu semua harus bergerak bersama,” terangnya.

Baca Juga  Kasus Covid-19 di DPR, Ada Anggota Enggan Diungkap ke Publik

Pemerintah, TNI dan Polri sangat membutuhkan peran serta masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Minimal saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan).

Polri bersama dengan TNI juga menyiapkan delapan Armoured Water Cannon (AWC) untuk menyemprotkan cairan desinfektan di sejumlah tempat sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit virus corona di Kudus.

Kapolri juga memerintah Kapolda Jateng untuk lebih fokus menangani enam desa yang terpapar Covid-19 untuk menerjunkan satu SSK pasukan Brimob menjaga desa tersebut. Sehingga, tidak ada warga yang keluar kemanapun selama Isolasi mandiri. Semua pasukan baik dari Babinsa, Babinkhamtibmas, Batalyon dan Brimob serta tenaga kesehatan, semuanya ditempatkan di Kabupaten Kudus dengan harapan Covid-19 di Kudus bisa segera hilang. (MC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Mulai Hari Ini ! Pemerintah Mewajibkan kepada seluruh warga Indonesia untuk mengenakan masker saat akan keluar rumah

Berita

Mulai Hari Ini ! Pemerintah Mewajibkan kepada seluruh warga Indonesia untuk mengenakan masker saat akan keluar rumah

Arsip

Bayi Usia 0 – 59 Bulan Wajib Imunisasi

Berita

Konsumsi Petai Bisa Merusak Ginjal, Mitos atau Fakta?

Kesehatan

Epidemiolog Sebut Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Mencapai Puncak

Kesehatan

Rekor Baru Surabaya Setelah Cap Zona Hitam, Dalam 5 Hari Pasien Covid-19 Sembuh Sebanyak 519 Orang, Risma Bongkar Penyebabnya!
Jangan Buang Biji Semangka, Khasiatnya Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh -kompasnasional

Arsip

Jangan Buang Biji Semangka, Khasiatnya Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh

Kesehatan

Pasca Disuntik Vaksin Covid-19, Beberapa Relawan di Bandung Alami Reaksi Ini di Tempat Suntikan

Kesehatan

Studi Baru Tunjukkan Kapan Virus Corona Covid-19 Paling Menular