Samosir, Kompasnasional.com
“Masyarakat Samosir lakukan Acara Ritual Penebangan Pohon Sakral berjenis Beringin.”
Ritual tersebut dilakukan dalam rangka Kegiatan Penataan Kawasan Kumuh di kabupaten Samosir, yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan di kota Pangururan.
Dalam ritual tersebut, Hari ini Kamis, (7/4/2022) Abidan Naibaho selaku tokoh Masyarakat di Pangururan memimpin acara ritual sebagaimana tata cara kearifan lokal adat Batak yang dilakukan nenek moyang terdahulu.
Seperti biasanya, dalam ritual adat Batak untuk acara ini, dilengkapi dengan Sesajen berbagai jenis makanan khas batak lalu dibawa dalam doa bersama atau dalam bahasa batak disebut “Martonggo”.
Edison Pasaribu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samosir mengatakan,
Setelah siap melaksanakan ritual, tim yang ditugaskan melakukan penebangan Pohon Beringin tersebut, namun penebangan dilakukan bukan untuk keseluruhan bagian pohon, melainkan untuk menatanya.
Menurut keterangannya selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Semoga Proses Penebangan ini Lancar Semua Agar Program Pemerintah Pusat di kabupaten Samosir Berjalan Lancar dan tepat Waktu Sebab Nantinya Lokasi ini akan dijadikan sebagai Taman Kota Di Samosir ,”Sebut Edison Pasaribu.
Acara Ritual penebangan pohon itu dihadiri Oleh Dinas Lingkungan hidup, Bidang Sarana dan Prasarana, Lurah Pasar Pangururan, Danramil Pangururan, Camat Pangururan, Bappeda Samosir, Ketua FKTM (Forum Kumunikasi Tokoh Masyarakat), dan Para tokoh adat Samosir.
(Candro Situmorang)







