Home / Berita

Minggu, 21 Maret 2021 - 18:34 WIB

Luar Biasa Ampas Kopi di Manfaatkan bisa Jadi Lukisan

Viewer: 480
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 3 Detik

Wali Kota Edi Kamtono Apresiasi Kreativitas Kampung Hijau Bang Jago

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional- Beberapa lukisan hasil karya seni warga dengan memanfaatkan ampas kopi menjadi daya tarik bagi siapapun yang melihatnya.

Lukisan tersebut menjadi bagian dari kreativitas warga Gang Belibis RW 007 dan 008 Kelurahan Tengah Kecamatan Pontianak Kota yang mendapat apresiasi Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Bernamakan Kampung Hijau Bang Jago, warga memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami sayur mayur dan buah-buahan, termasuk memproduksi kerajinan tangan, daur ulang sampah organik dan sebagainya.

Ekonomi kreatif di kawasan ini mulai terungkit.

Edi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 masyarakat didorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki.

Seperti halnya yang dilakukan warga Kampung Hijau Bang Jago ini.

“Dengan potensi warga yang berjiwa seni, cinta tanaman dan lingkungan serta kebersihan, maka terbentuklah Kampung Hijau Bang Jago,” ujarnya usai meresmikan Kampung Hijau Bang Jago yang dirangkaikan dengan Festival Kulminasi dan Hari Air Sedunia, Minggu (21/3/2021).

Baca Juga  TNI-Polri Gelar Patroli Show of Force: Ciptakan Kondisi Aman di Tahapan Pilkada Serentak 2024 di Samosir

Tanaman produktif yang mengisi kampung tersebut seperti sayur mayur, buah-buahan dan lainnya menjadikan kawasan itu kian hijau. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendukung kehadiran kampung hijau ini agar terus produktif.

Apalagi di kampung ini juga ada ternak ikan cupang.

“Sehingga diharapkan bisa menjadi destinasi produksi dan pengembangan varietas ikan cupang,” tutur Edi.

Meskipun pandemi belum juga berakhir, namun menurutnya aktivitas perekonomian mesti tetap berjalan setelah hampir satu tahun dilakukan pembatasan secara ketat.

“Dengan catatan segala aktivitas harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Lurah Tengah, Ade Marheni Dewi menambahkan, cikal bakal penamaan Kampung Hijau Bang Jago ini karena dahulunya dua RW di lokasi tersebut banyak yang jago seni silat.

“Selain itu masyarakat sekitar lokasi juga jago dalam hal pertanian walaupun hanya memanfaatkan pekarangan rumah,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Pontianak Raih Natamukti Award Yang Ke Empat Kalinya

Warga sekitar memanfaatkan limbah rumah tangga, sampah anorganik hingga ampas kopi, menjadi bagian dari karya kerajinan tangan di kampung itu.

“Selama ini ampas kopi hanya dibuang, namun di Kampung Bang Jago dimanfaatkan untuk lukisan dan karya lainnya,” terang Ade.

Kelurahan Tengah di bawah kepemimpinannya terus melakukan dukungan dari segi pemberdayaan, memfasilitasi dengan OPD serta komunitas yang ada di Kota Pontianak.

Ia berharap Kampung Hijau Bang Jago bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan wisata dalam kota.

“Jadi tidak perlu jauh-jauh ke kampung lainnya, disini juga bisa menjadi alternatif wisata dalam kota,” pungkasnya.

Peresmian Kampung Hijau Bang Jago juga diwarnai dengan berbagai festival, mulai dari Festival Handycraft, Festival Ikan Cupang, Festival Aneka Tanaman dan Festival Jajanan Tradisional.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Direktur Operasional PD -PHJ Pematangsiantar Mengundurkan Diri, Ini Alasannya !
Foto Ilustrasi

Berita

Anggota Satpol PP Rokan Hilir Diciduk Lagi Ngecer Sabu

Berita

Buntut ponte, Desa penghasil anyaman rotan berkualitas Ekspor

Berita

Sambut HUT ke-75 TNI, Wakil Walikota Siantar Turut Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Nagur

Berita

Jalan Sehat Menuju Pemilihan Serentak 2024 di Samosir: Semangat Kebersamaan untuk Pilkada Damai

Berita

Polda Metro Tangkap Pengedar Narkoba di Bekasi, Ganja 1,3 Kg Disita

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Dengan Hangat Kunjungan Dandenpom l/1 Pematangsiantar

Berita

DPC Mapan RI Kabupaten Tapsel mengadakan pertemuan ,memper erat tali silaturrahmi.