Samosir – Kompas Nasional | Satgas Penanganan Covid-19 Samosir, melalui Kepala Dinas Kominfo Pemkab Samosir Rohani Bakkara, mengimbau masyarakat Samosir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19 selama libur panjang pekan ini yang dimulai Kamis (20/8).
Disebutkan, masyarakat pelaku usaha wisata dan sekitar objek-objek wisata agar tidak abai dengan protokol kesehatan yaitu tetap pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, dan jaga jarak interaksi. Jika melakukan acara sukacita dan dukacita, maka protokol kesehatan tetap diutamakan.
Imbauan ini tidak lain dan tidak bukan mengingat angka infeksi Covid-19 masih tinggi baik secara nasional maupun lokal (Provinsi Sumatera Utara). Konsistensi perilaku dengan protokol kesehatan merupakan keharusan dan keutamaan dalam melakukan aktivitas di luar rumah terutama di ruang-ruang publik dalam bentuk kerumunan. Sudah menjadi pilihan, produktif dan aman dari Covid-19 dengan melakukan aktivitas normal. Oleh karena itu, mari kita sikapi secara bijak dengan totalitas ketaatan. Meski di jalanan banyak contoh abai akan protokol kesehatan, mari kita dengan sadar memberikan contoh dengan pakai masker setiap keluar dari rumah, manfaatkan fasilitas cuci tangan dan/atau bawa hand sanitizer, dan berinteraksilah dengan jarak aman. Keteladanan adalah kunci utama lebih memberhasilkan protokol kesehatan daripada seribu imbauan-imbauan yang tidak disertai teladan yang hidup dan bergerak.
Pada liburan panjang ini, Samosir akan menerima kunjungan para wisatawan nusantara dari berbagai daerah. Sejatinya, harapan kita adalah pelaku perjalanan ke Samosir tidak menjadi carrier yang menyebabkan transmisi lokal. Alur berpikirnya adalah Covid-19 tidak kelihatan, atau dengan kata lain ada orang dengan asimptomatik yang berpotensi menularkannya setiap saat. Sederhananya, kita dapat menangkalnya dengan perilaku taat akan protokol kesehatan dan tetap mengingat bahwa Covid-19 tidak akan nihil selama vaksin belum tersedia secara bebas.
Satgas Penanganan Covid-19 Samosir mengimbau dan berharap selama libur panjang ini tidak terjadi penularan di keramaian dan tetap mempersiapkan mitigasi bersegera manakala ada penularan terdeteksi oleh pihak yang berwenang. Tidak hanya itu, Satgas Penanganan Covid-19 Samosir juga akan membuat keputusan menutup kembali bila hasil evaluasi menyatakan tidak memungkinkan membuka Samosir bagi pelaku perjalanan dari luar Samosir. Berdoa dan bekerja menangani Covid-19 adalah dasar Satgas Covid-19 Samosir dalam melakukan tugas-tugasnya selama pandemi.
Seorang Terkonfirmasi Covid-19
Informasi dari pihak Kominfo Pemkab Samosir (20/8), saat ini ada satu orang terkonfirmasi Covid-19 di Samosir, JS usia 52 tahun, laki -laki tinggal di Kecamatan Ronggurnihuta. Disebutkan sudah satu bulan lebih JS di rawat di RSU HAM awal nya sakit kanker dan ahirnya terpapar covid-19 dan sampai sekarang JS masih di rawat di RSU HAM Medan.
Bersamaan, disampaikan juga imbauan, terkait saat ini Samosir akan menerima kunjungan para wisatawan, semua pihak agar tetap lakukan protokol kesehatan dan sebisa mungkin menghindari keramaian, agar saling mendukung agar semua tetap aman. (rel/mangapul sinaga)






