Home / Politik

Kamis, 11 Februari 2021 - 23:25 WIB

Kasus Kudeta AHY, Karangan Bunga Dukungan Mengalir ke Moeldoko

Viewer: 436
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

Kompasnasional l Dukungan dan simpati terhadap Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko terus mengalir dari berbagai kalangan, baik relawan maupun masyarakat umum.

Puluhan karangan bunga yang berasal dari berbagai organisasi seperti koperasi kelompok pemuda tani, relawan hingga kalangan pengusaha dan warga masyarakat umum memenuhi pekarangan di kediaman mantan Panglima TNI, di Jalan Terusan Lembang, Menteng Jakarta Pusat.

Secara umum, pesan yang disampaikan melalui karangan bunga tersebut adalah dukungan moril dan penyemangat yang ditujukan kepada Jenderal Moeldoko; yang belakangan namanya disorot karena dikaitkan dengan upaya “kudeta” di partai Demokrat.

Baca Juga  Masih 'Ngotot' Dibahas Walau Kontroversial, Ketua MPR Sepakat Ganti Nama RUU HIP Jadi PIP

“Maju terus Pak Moeldoko, salah satu putra terbaik bangsa,” bunyi salah satu pesan dalam karangan bunga yang dikirimkan ke rumah Moeldoko. “Kami bersama pak Moeldoko” demikian bunyi pesan lainnya.

Moeldoko sendiri membantah tudingan tersebut dan mengatakan hal itu sebagai fitnah. Sebaliknya Moeldoko mengatakan, sebagai pemimpin, AHY jangan bersikap “baperan”. Pihak Istana sendiri melalui Menteri Sekretatis Negara, Pratikno telah menyangkal tuduhan tersebut. Istana bahkan merasa tidak perlu menjawab surat AHY dan menyatakan bahwa apa yang disampaikan adalah masalah internal partai.

Baca Juga  KPU Pematangsiantar Tetapkan Asner - Susanti Sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota

Di luar isu kudeta partai Demokrat, belakangan justru muncul anggapan bahwa tudingan yang ditujukan pada Moeldoko sebagai manuver AHY untuk mencari panggung. Anggapan lainnya adalah ada upaya untuk memisahkan mantan Ketua Umum HKTI ini dari lingkaran Jokowi.

Hal ini tidak lepas dari sosok Moeldoko sendiri yang dianggap sebagai tokoh yang dikenal tegas dan tidak kenal kompromi terhadap upaya-upaya dan manuver politik untuk menyudutkan Jokowi. Posisinya sebagai KSP menjadi benteng terhadap upaya-upaya menggerogoti wibawa pemerintah dan istana. (VCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Bamsoet Dorong Kapolri Tambah Satu Bintang di Pundak Paulus Waterpauw

Politik

Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan Drama Terkait Penyegelan Pulau Reklamasi

Politik

KH Ma’ruf Amin Sengaja Membiarkan “Orang-Orang” JK Masih Berada di Istana Wapres?

Politik

Masih ‘Ngotot’ Dibahas Walau Kontroversial, Ketua MPR Sepakat Ganti Nama RUU HIP Jadi PIP

Politik

Kader Muda Demokrat Desak AHY Mundur, Dukung Moeldoko-Ibas

Politik

Harapan politisi senior Partai Demokrat terkait figur kepemimpinan partai

Politik

PDI P Umumkan Usung Eri-Armuji di Pilkada Kota Surabaya, Puti Bacakan Pasangan Eri-Armuji

Politik

Politikus PSI: Bagi KAMI, Prabowo Hanya Alat