Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Senin, 12 Februari 2018 - 14:25 WIB

Jual Burung Masuk Penjara

Viewer: 572
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

KompasNasional.com, Siantar – Jual burung memang tak salah, sepanjang itu bukan hewan yang dilindungi. Tapi bisnis jual beli unggas yang dilakukan GWS (39), akhirnya berujung ke penjara. Dia ditangkap polisi Sabtu (10/2/2018) kemarin.

Niat GWS menjalankan berjualan burung lewat media sosial memang bertujuan mengelabui calon pembelinya, agar bisa meraup untung besar. Padahal, burung dimaksud tak pernah ada.

Kasubbag Humas Polres Siantar, Iptu Resbon Gultom, mengatakan GWS beraksi lewat postingan di media sosial seolah-solah akan menjual burung jenis Love Bird dengan harga di kisaran Rp50 juta-Rp200 juta per ekor.

Baca Juga  Anak Didik Berkeliaran Pada Jam Belajar, Kacabdis Siantar "Geram" dan Akan Tindak Tegas Satuan Pendidikan

Postingan itupun membuat M Silaen kepincut dengan 4 ekor Love Bird yang dipajang GWS. Warga Jalan Pelopor, Kelurahan Bah Kapul itu langsung mengajak transaksi tanda jadi kepada pelaku.

Usai negosiasi harga, pelaku menyuruh korban agar terlebih dulu mentransfer uangnya. Karena memang sudah tak sabar mendengar suara merdu burung tersebut, korban tak menaruh curiga dan mentransfer sejumlah uang.

“Setelah korban mengirim uang, pelaku tidak mengirim pesanan burung yang sudah disepakati keduanya,” kata Resbon, Minggu (11/2/2018). “Dengan alasan pelaku (GWS) mengaku sisa uang yang sudah dijanjikan Rp200 juta, belum ditransfer korban seluruhnya,” sambungnya.

Baca Juga  Desa Nanga Suruk Dan Desa Beringin Jaya Dambakan Jembatan Gantung

Sadar telah menjadi korban penipuan, M Silaen langsung melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke polisi. Untuk memancing GWS keluar dari persembunyiannya, Silaen pun berpura-pura mengajaknya berkunjung ke Siantar.

Saat keduanya bertemu di salah satu tempat di Kota Sapangambei Manoktok Hitei Siantar, pelaku akhirnya disergap dan digelandang ke Mapolresta Siantar. “Keterangan pelaku sudah diminta penyidik dan sampai saat ini masih ditahan,” pungkasnya.(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Tinjau Bencana Banjir di Kota Parapat

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 18 Agustus 2021, Tambah 6 Kasus, Sembuh 5 Kasus, Kasus Aktif 245

Berita

Wujudkan Pelayanan Bebas Pungli, Anggota Polsek Samalantan Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat

Berita

Pemkot Pontianak Targetkan Nilai SAKIP A

Berita

Narasumber di Sumut Fashion Week 2022, Ketua Dekranasda Taput Ajak Kolaborasi Kembangkan Tenun Ulos

Berita

Pembinaan dan Pemeriksaan Kesehatan Bag. SDM Polres Melawi Kepada Calon Siswa Polri

Asahan

Muskab FHI, Bung Dian S, Kembali Terpilih Secara Aklamasi

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon Pengarahan Kasad