Home / Berita / Daerah / Medan / Reviews

Rabu, 28 Februari 2018 - 16:06 WIB

Ini Tanggapan Kapolda Sumut atas Beredarnya Foto Helikopter Digunakan Pengantin

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

KompasNasional.com, Medan – Terkait beredarnya video pasangan pengantin yang diduga menggunakan helikopter milik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di Siantar pada Minggu (25/2) lalu, mendapat tanggapan Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Kapolda Sumut mengatakan, dirinya tidak yakin helikopter kepolisian dipakai untuk resepsi pengantin di Siantar. Namun dirinya menyatakan akan menindak personel jika terjadi penyalahgunaan aset negara.

Baca Juga  Jokowi: dalam UU KPK Tak Mengenal Pengembalian Mandat

“Kabid Humas baru menyampaikan ke saya, kemungkinan besar mereka hanya pakai untuk numpang foto saja,” kata Paulus, Rabu (28/2).

Karena menurut Kapolda itu suatu kebanggaan saat masyarakat berfoto. “Kalau itu, berarti ya mungkin karena kebanggaan mereka ya, mereka ingin jadi sarana saja, jadi background,” tuturnya.

Paulus juga memastikan, helikopter polisi tidak boleh dipakai warga biasa untuk berkeliling. Jika itu terjadi, maka dirinya akan memberikan tindakan tegas pada personel yang terlibat.

Baca Juga  Berkelakuan Baik, Saipul Jamiell Divonis 3 Tahun Penjara

“Kalau untuk dipakai keliling dan disewakan tidak boleh. Itu sangat prinsip. Kalau terjadi seperti itu, pasti kita tindak,” tegas Kapolda.

“Saya berkeyakinan tidak ada penyalahgunaan aset negara pada peristiwa itu. Karena saya menduga momen helikopter yang sedang landing dimanfaatkan untuk menjadi background foto,” tandasnya.(Analisa/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama dan Tiga Kapolres

Berita

Bukti Negara Hadir, PLN Salurkan Stimulus Listrik Pemerintah Rp 24,23 Triliun Saat Pandemi

Berita

Kajati Kalbar DR.Masyhudi Menerima Apresiasi dan Penghargaan atas Penyelamatan Keuangan Negara
Foto: Perbedaan state immunity dan diplomatic imunity. (Darmawan Yusuf Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum, FH-USU, Medan.)

Berita

PERBEDAAN STATE IMMUNITY DAN DIPLOMATIC IMMUNITY

Berita

Terkait Program Kspn, Kadis PUTR Hartono: Saya Terkejut APBD Samosir Hanya 800 Miliar !

Berita

Gabungan personil Di Agara,Rajia Masker,79 Tidak mematuhi prokes covid 19

Berita

Jokowi-Ma’ruf Dapat Nomor Urut Satu untuk Pilpres 2019
Foto Ilustrasi

Berita

Dipolisikan Kasus Aniaya Warga, Oknum Anggota DPRD Medan Membantah