Home / Gaya Hidup

Sabtu, 20 Maret 2021 - 22:55 WIB

Ini Alasan Mengapa Air Liur Burung Walet Bisa Seharga Mobil Baru

Viewer: 792
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional l Kebanyakan tumbuhan hingga hewan yang berharga fantastis, memiliki populasi yang langka sampai proses pembuatan yang sulit. Seperti sarang burung walet contohnya. Sarang burung ini sangat populer di Asia terutama di budaya kuliner China.

Meski begitu industri sarang burung walet juga bisa ditemukan di Indonesia. Seperti di kaswasan Samuda, Kalimantan Tengah. Sejak dulu kawasan ini terkneal sebagai penghasil sarang burung walet.

Sarang burung walet terbentuk secara alami dari air liur burung walet liar. Meskipun terkesan menjijikkan tapi sarang burung walet memiliki segudang khasiat untuk kesehatan.

Sarang burung walet mengandung beberapa nutrisi penting seperti protein, kalsium, zat besi, kalium dan magnesium.

Proses pembentukan sarang burung walet ini tak sebentar. Butuh waktu sekitar empat bulan hingga sarang burung bisa diambil, setelah tekstur air liurnya menjadi keras.

Baca Juga  Kisah Orang Rimba Ditolak Bank hingga Terpaksa Simpan Uang Rp 1,5 Miliar Dalam Tanah di Hutan

Tak hanya menggunakan metode peternakan saja. Sarang burung walet juga bisa ditemukan di alam bebas. Biasanya para petani akan menemukannya di bagian dalam gua yang lembab dan gelap.

Tingginya permintaan pasar akan sarang burung walet, membuat orang-orang mulai beternak sarang ini. Mereka menggunakan atap bangunan yang tinggi hingga bangunan kosong, untuk membentuk lingkungan ideal dalam memproduksi sarang burung walet.

Menurut H. Anang, salah satu pengusaha sarang burung walet di Samuda. Ia bisa mengantongi omzet hingga Rp 700 juta dalam sekalin panen sarang burung walet.

Sementara itu di Malaysia, estimasinya ada sekitar 30,000 produsen sarang burung walet. Industri ini menyumbang sekitar SGD 400 juta atau sekitar 4 triliun rupiah untuk ekonomi di Malaysia.

Sarang burung walet kisaran harganya cukup beragam. Rata-rata sarang burung walet dilepas di angka $2,600 (Rp 37,5 juta) per kilogram.

Baca Juga  Perempuan Ini Pecahkan Rekor Rambut Terbesar di Dunia, Diameter Nyaris 1,5 Meter!

Sementara untuk jenis ‘blood nest’, atau sarang burung walet yang berwarna merah. Harganya jauh lebih mahal dan fantastis, bahkan setara dengan mobil baru. Yaitu Sekitar $7,400 (Rp 107 juta) per kilogramnya.

Harganya mahal karena warna merah dari sarang burung walet yang diciptakan oleh mineral di dalam sana. Saat sarang burung tersebut berada di lingkungan yang berbeda.

Blood nest ini juga dijual secara eceran. Untuk sarang burung seberat 9 gram saja, orang-orang harus mengeluarkan uang sekitar (Rp 1,1 juta).

Di Indonesia sendiri, sarang burung walet jadi harta karun milik negara yang nilainya ditaksir mencapai Rp 500 triliun.(DF/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Manusia Rp 2.400 Triliun Tinggal di Rumah Kontrakan Petak

Berita

Awas, Ini Bahaya Eyeliner untuk Mata

Gaya Hidup

India terapkan pembatasan kerumunan terkait Covid, pasangan pengantin gelar pernikahan di pesawat

Gaya Hidup

Desa Terkaya di Dunia ada di China, Warganya Lalu Lalang Pakai Helikopter

Berita

Dihari Valentine Roro Fitria Ditangkap Polisi Gunakan Sabu

Gaya Hidup

Kisah Polwan Cantik Cut Yuliasmi, Gagal Jadi Bintara Justru Rangking 1 Masuk Akpol

Berita

Selama Ditahanan Dhawiya Makin Religius

Gaya Hidup

Perempuan Ini Pecahkan Rekor Rambut Terbesar di Dunia, Diameter Nyaris 1,5 Meter!