Home / Berita

Kamis, 14 Januari 2021 - 17:33 WIB

Ilmuwan internasional: Dunia di jalur masa depan yang mengerikan

Viewer: 485
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional l Kelompok ilmuwan internasional mengingatkan, dunia sekarang berada di jalur masa depan yang mengerikan, dengan perubahan iklim yang semakin cepat dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Kondisi ini mengancam kelangsungan hidup semua spesies planet, kecuali para pemimpin dunia menghadapi tantangan tersebut dan bertindak segera.

Sebagai bagian dari progonosa yang suram, kelompok yang terdiri dari 17 ilmuwan terkemuka pada Rabu (13/1) memperingatkan, masa depan planet ini lebih mengerikan dan berbahaya daripada yang dipahami secara umum. Mereka telah melakukan penilaian untuk mengklarifikasi keseriusan situasi tersebut.

Mengutip sekitar 150 studi yang menggambarkan perubahan lingkungan dunia, para ahli mengingatkan para pemimpin dunia bahwa kondisi lingkungan jauh lebih berbahaya daripada yang diyakini saat ini oleh warga sipil maupun ilmuwan.

Baca Juga  Ngaku Hilang, JR Saragih Pakai Surat Pengganti Ijazah Saat Legalisir Ulang

Daniel Blumstein, profesor di Institut Lingkungan dan Keberlanjutan di Universitas California, Los Angeles dan salah satu penulis artikel tersebut mengatakan kepada CNN, tidak berlebihan untuk berbicara tentang potensi risiko terhadap peradaban kita.

Penundaan waktu antara kerusakan ekologi dan dampak sosial ekonomi membuat orang tidak memahami keseriusan dan ketepatan waktu dari masalah tersebut, kata penulis laporan tersebut.

“Faktanya, skala ancaman terhadap biosfer dan semua bentuk kehidupannya begitu besar sehingga sulit dipahami bahkan oleh para ahli yang berpengetahuan luas,” imbuhnya.

Baca Juga  Walikota Menjadi Irup pada Haornas ke 38

Penelitian terbaru dari World Wide Fund for Nature menemukan, populasi satwa liar dunia telah turun rata-rata 68% hanya dalam empat dekade, dengan konsumsi manusia di belakang penurunan yang menghancurkan.

Kita berada dalam kepunahan massal keenam, dan manusia berada di kursi penggerak, telah memusnahkan ratusan spesies dan mendorong lebih banyak lagi ke ambang kepunahan melalui perdagangan satwa liar, polusi, hilangnya habitat, dan penggunaan zat beracun. (KCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Calon Haji Kloter Dua Embarkasi Batam Batal Berangkat

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Resmikan Yellow Clinic Golkar dan Membuka Pelaksanaan Vaksinasi

Berita

Terima BLT-DD Tahap ke lll, Warga Nagori Marihat Mayang Legah

Berita

51 TENAGA KERJA ASING DI TOBA DOMINASI KEAHLIAN ENGINEERING & CONSULTANT

Berita

Setya Novanto Bacakan Pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta

Berita

Aslog Kapolri Tinjau Langsung Pembangunan Laboratorium Forensik di Kubu Raya

Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Parulian Nasution menghadiri Lepas Sambut Danrem 023/Kawal Samudera (KS)

Berita

Rapat Pendampingan Hukum Membahas Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Dengan PT. Pelindo II (Persero) Cabang Pontianak