Home / Berita

Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:10 WIB

Gubernur Kalbar Kukuhkan TPAKD 4 Kabupaten.

Viewer: 354
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Samuel, S.E., M.Si., Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalbar (OJK Kalbar), Maulana Yasin, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar (BI Kalbar), Agus Chusaini, serta Direktur Umum Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M., mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 4 kabupaten, yaitu Sanggau, Bengkayang, Kapuas Hulu, dan Sekadau, secara virtual di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (27/10/2021).

Kegiatan ini turut disaksikan secara daring oleh Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Pusat, Kristianti
Puji Rahayu.

Setelah pengukuhan TPAKD 4 Kabupaten, kegiatan ini dilanjutkan dengan Peluncuran Keuangan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir Provinsi Kalbar (KPMR Kalbar).

Gubernur mengatakan, TPAKD sangat penting bagi masyarakat dalam mengakses atau terakses di lembaga keuangan dengan mudah.

Baca Juga  Detik-Detik Hello Bakal "Keok" di Mahkama Konstitusi

“TPAKD penting agar masyarakat tidak terjebak dalam pinjaman online maupun rentenir yang menetapkan suku bunga yang sangat tinggi.

Saya sangat mengapresiasi KPMR ini,” ujar H. Sutarmidji.

Kemudian, dia meminta sektor usaha, terutama Usaha Mikro Kecil, dapat diberi akses perbankan yang mudah dan dengan suku bunga yang rendah.

“Mudah dalam artian jangan dibuat susah persyaratannya.

Jika peminjam/pelaku usaha sudah punya izin usaha mikro, itu sudah cukup,” pinta Gubernur.

Sementara itu, Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin berharap, pembentukan TPAKD ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, pemerataan pendapatan, serta membuat terobosan baru yang dapat meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat.

“TPAKD yang baru dikukuhkan atau yang sudah dikukuhkan, diharapkan dapat mendorong ketersediaan akses keuangan seluas-luasnya bagi masyarakat, guna mendukung perekonomian daerah,” harap Maulana Yasin.

Kepala OJK juga meminta para pelaku UMKM yang ingin meminjam modal usaha, diimbau melalui industri jasa lembaga keuangan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Dilantik Sebagai Ketua ORGANDA Pekanbaru, Sofian Daulay Benahi Kelangkaan Solar

“Saya imbau kepada pelaku usaha atau masyarakat, jika ingin meminjam modal, hubungi jasa lembaga keuangan yang bersifat formal, karena akan kami awasi dan bina, sehingga para nasabah akan aman dan tenteram,” jelas Kepala OJK Kalbar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Bank Kalbar berharap, masyarakat dapat memanfaatkan pengelolaan akses keuangan ini, sehingga roda pertumbuhan ekonomi dapat berjalan.

“Peluncuran TPAKD dan KPMR diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, produk ini kami sesuaikan dengan program OJK yang memberikan suku bunga rendah per tahun.

Hal ini bertujuan agar rentenir di Kalbar ini tidak tumbuh menjamur,” tutup Rokidi.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Maksimalkan Peran Satgas PPKM, Pangdam XII/Tpr Tinjau Posko di Pontianak dan Kubu Raya*

Arsip

Abang Beradik Penderita Kelainan Di Paluta Didiagnosa Faktor Keturunan

Berita

Wako Edi Kamtono Minta Pusat Terus Dropping Vaksin

Berita

Wali Kota Terima Silaturahmi Taruna dan Taruni STTD Bekasi

Berita

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-77, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Pantai Temajuk

Berita

Bupati Tapsel Pimpin Apel Gabungan Siaga Bencana Dan Kesiapan Pengamanan Pilkada 2020

Berita

SELAMAT JALAN PAK SEKWAN….!

Berita

Masyarakat Desa Simatohir Hibahkan Tanah Ke Pemko P.Sidempuan, Wujudkan Desa Wisata