Home / Berita

Senin, 4 April 2022 - 13:45 WIB

Gubernur H.Sutarmidji Sebut,Jujur Dan Disiplin Sebagai Kunci Kesuksesan

Viewer: 398
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Di hari kedua Shalat Tarawih bulan Ramadhan 1443 Hijriyah, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, iniS.H., M.Hum., menjelaskan kejujuran dan kedisiplinan merupakan kunci kesuksesan bagi setiap orang, baik muslim maupun non muslim, dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., serta para jemaah sesaat sebelum pelaksanaan shalat Tarawih di Masjid Al Muhtadin Universitas Tanjungpura Pontianak, Minggu malam (3/4/2022).

Menurut H. Sutarmidji, kejujuran dan kedisiplinan merupakan kunci sukses kehidupan di dunia dan akhirat bagi umat Muslim.

Banyak kajian mengenai kesuksesan yang telah diumumkan oleh para ahli, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Seharusnya kita sering melakukan kajian tentang nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari Karena hasil berbagai kajian selama ini justru banyak dipublikasikan oleh orang-orang yang bukan beragama Islam.

Baca Juga  Bupati Tapsel Ajak Masyarakat Sulap Sampah Lebih Bernilai Ekonomis

Tapi, hampir semua hasil kajian tersebut merupakan nilai-nilai keislaman,” ujar Gubernur Kalbar.

H. Sutarmidji mengambil contoh perilaku Rasulullah SAW yang memiliki nilai-nilai keutamaan Islam, sehingga diberi gelar sebagai orang yang jujur dan gelar tersebut sebagaimana termaktub di dalam Al Quran dan Hadist.

“Rasulullahi SAW diberi gelar Al Amin karena kejujuran memiliki nilai-nilai yang diutamakan dalam islam.

Kejujuran merupakan kunci pertama kesuksesan seseorang. Kedua, kedisiplinan.

Orang yang memiliki kedisiplinan pasti akan sukses, seperti kita sudah ditentukan untuk menjalankan shalat 5 kali dalam 1 hari dengan waktu yang sudah ditentukan, maka kita harus bergegas untuk shalat dan tidak boleh meninggalkan shalat.

Faktor-faktor kesuksesan tersebut sudah tercantum dalam Al Quran dan Hadist.

Hanya saja terkadang kita melupakan hal itu,” tegas Gubernur.

Tak hanya itu saja, contoh lain ketauladan Rasulullah SAW sebagai pemimpin umat Islam di dunia adalah aspek keberagaman.

Baca Juga  Menjelang Reshuffle, Jokowi Dua Hari Rapat Internal

Dunia tidak hanya dihuni oleh umat muslim, melainkan umat lainnya yang diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sudah ada sejak zaman dahulu.

“Kemudian, Rasulullah SAW pernah membuat panduan yang kita kenal dengan Konstitusi Madinah.

Konstitusi Madinah merupakan konstitusi pertama kali yang ada di dunia.

Konstitusi tersebut paling demokratis karena mengakomodir keberagaman, baik agama maupun suku.

Islam sudah mengatur perbedaan agama dalam Al Quran Surat Al Kafirun ayat 6 yang berbunyi “Lakum Dinukum Waliyadin” dan memiliki arti “Bagimu, agamamu. Bagiku, agamaku”. Artinya, kita berbeda suku, bangsa, dan bernegara untuk saling mengenal dan berlaku adil. Ketika menjadi pemimpin, maka kita harus berlaku adil kepada semua orang,” tutur H. Sutarmidji menutup Kultum yang disampaikan.
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

PLN siap pasok listrik ke Kawasan Ekonomi khusus Bitung

Berita

Cegah Penyebaran Covid – 19, Babinsa Koramil Pinoh Semprotkan Disinfektan di Perumahan Warga Binaan

Berita

Tolak Usulan Perppu UU MD3 Perppu, PDIP: itu kan untuk kondisi yang darurat

Berita

Tanggapan Pemerintah Kabupaten Samosir atas Polemik Aktivitas Yayasan Sari Asih Nusantara di Kabupaten Samosir

Berita

Ribuan Masyarakat Antar Jenazah KH. Nahduddin Royandi Abbas (Mbah Din) ke Tempat Pemakamannya
Foto Ridwan simamora yang mengaku ditahan hingga diancam pakai pistol karena dituduh mencuri

Berita

Pria di Medan Ngaku Dipukul, Ditahan hingga Diancam Pakai Pistol

Berita

Setelah Nakes, di Vaksinasi Berlanjut Kepada Guru Sekolah

Berita

Danrem Tutup Penataran Pembuatan Aplikasi untuk Prajurit Korem 044/Gapo