Home / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Senin, 6 Agustus 2018 - 09:57 WIB

Gempa 7 M Guncang Lombok, Warga Mengungsi ke Sawah dan Tanah Lapang

Seorang polisi memeriksa puing-puing yang jatuh dan menghancurkan sepeda motor yang diparkir di Lombok. (Foto: REUTERS/Johannes P. Christo)

Seorang polisi memeriksa puing-puing yang jatuh dan menghancurkan sepeda motor yang diparkir di Lombok. (Foto: REUTERS/Johannes P. Christo)

Viewer: 608
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 11 Detik
KompasNasional.com – Tim Kementerian Sosial sedang mendata jumlah korban akibat gempa 7,0 magnitudo yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menewaskan 82 orang. Ribuan rumah dan gedung mengalami kerusakan, sementara warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke titik aman, meski fasilitasnya tak memadai.
“Senin (6/8) dini hari saya mendengar laporan warga di Lombok Utara meninggalkan rumah dan bertahan di tanah lapang dan di persawahan tanpa alas tidur dan tanpa atap. Untuk itu pagi ini saya tekankan betul-betul kepada tim yang berada di lapangan untuk mendata mereka dan segera menyalurkan kebutuhan dasarnya,” ujar Menteri Sosial Idrus Marham di Jakarta, Senin (6/8).
Agar evakuasi dan pembagian logistik pada pengungsi merata, Tim Kemensos telah menerjunkan seluruh personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), dan para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali dan Jawa Timur untuk aktif membantu korban gempa.
“Kondisi psikologi warga sangat terguncang dan mereka memerlukan pendampingan. Tim Tagana NTB dan Bali telah kami intruksikan untuk memberikan layanan psikosial. Kami juga telah intruksikan Tagana Jawa Timur untuk bersiap untuk diberangkatkan ke lokasi gempa. Kami pantau dulu hasil assesment Senin ini untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat.
Bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak gempa mulai disalurkan. Di antarnya selimut, tenda, makanan siap saji, serta yang sangat penting dilakukan adalah memberikan layanan trauma healing kepada warga.(Kumparan/TR)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Sambut Bulan Suci Ramadhan 1443 H,  PHBI YP. Teladan Santuni Anak Yatim Sekaligus Berangkatkan Peserta US 

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Hadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Berita

Sempat Lewati Masa Kritis, Advent Bangun Akhirnya Tutup Usia

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (15/07/2021) Tambah 30 Kasus Baru, 18 Sembuh, Kumulatif Konfirmasi Positif Menjadi 757 Kasus

Berita

Menyambut hari Raya Idul Fitri 1443H/2022 M Kodim 1206/Psb akan gelar Bazar murah.

Berita

Martabe Tapsel Salahsatu Wadah Organisasi Masyarakat Dalam Mengembangkan Ide Pemikiran Maupun Program Untuk Kemajuan

Berita

Kesaksian Pejabat LKPP Seret Nama Sofyan Djalil dalam Kasus Korupsi Mega Proyek e-KTP

Nasional

Penentuan Fatwa Halal MUI untuk Vaksin Covid-19 Pukul 14.00 WIB, 8 Januari 2021

Arsip

Dana BOS Diminta Diusut Kepsek Sering Tinggalkan Tugas