Viewer: 844
0 0

Home / Berita

Rabu, 9 September 2020 - 15:24 WIB

Edi Minta Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Lebih Fungsional

Viewer: 845
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Sudah Masuk Tahap Pembebasan Lahan dan Desain
 
 
Kompas Nasional | Pontianak Kalbar- Rencana Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I sudah masuk dalam tahap pembebasan lahan dan penyempurnaan desain.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, saat ini pembebasan lahan dilakukan di wilayah Pontianak Selatan dan Timur.

Ia berharap Duplikasi Jembatan Kapuas I nantinya lebih fungsional dengan memanfaatkan lahan yang ada.

Dengan dibangunnya Duplikasi Jembatan Kapuas I, maka persoalan kemacetan lalu lintas di Kota Pontianak satu-persatu terpecahkan, terangnya usai mendengarkan presentasi pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I oleh Konsultan Perencana, Rabu (9/9).

 
Ia menambahkan,apabila proses pembebasan lahan sudah selesai maka proses pengerjaan fisiknya tahun depan sudah bisa berjalan. Total anggaran untuk konstruksi diperkirakan mencapai Rp400 miliar. Dari hasil pemaparan pihak konsultan perencana, dijelaskan terkait struktur maupun trase atau alinyemen jembatan dan jalan duplikasi Jembatan Kapuas I.

Baca Juga  Dipimpin Kanit Sabhara : Personel Polsek Pontianak Timur Lakukan Patroli Jaga Stabilitas Kamtibmas Wilayah 

Kita menginginkan Duplikasi Jembatan Kapuas I ini bersifat fungsional sehingga tidak banyak dampak yang akan ditimbulkan, katanya.

 
Menurutnya, layaknya jalan penghubung terus terkoneksi hingga Jembatan Landak sehingga dari simpang Hotel Garuda Kecamatan Pontianak Selatan hingga simpang Jalan Gusti Situt Mahmud Kecamatan Pontianak Utara bisa selesai dua jalur berikut penataannya.
 
 
Terkait desain pembangunan jembatan, Edi menjelaskan pembangunan jembatan akan mengikuti jembatan eksisting yang ada sekarang ini.

Sehingga tidak begitu ada perubahan namun kita meminta lebih bagus dan sempurna supaya lalu lintas lebih nyaman, imbuhnya.

 
Terkait pembebasan lahan, total anggaran yang dialokasikan senilai Rp46 miliar.

Secara keseluruhan proses pembebasan lahan telah mencapai 30 persen.

Baca Juga  Bupati Samosir Gelar Pisah Sambut Kajari

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan penyelesaian pembebasan lahan diperkirakan pada September hingga Oktober.

Saat ini, lanjut Edi tim appraisal, yang bertugas menaksir nilai properti, telah mulai bekerja.

Dalam tempo dua pekan ditargetkan sudah ada hasil penilaian dari tim appraisal.

Sehingga bisa dilanjutkan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan,jelasnya.

 
Tahap pertama pada sisi wilayah Selatan sudah dilakukan penilaian dan sebagian juga sudah ada yang dibayarkan untuk pembebasan lahannya.

Sementara tahap kedua masih menunggu penilaian yang dilakukan tim appraisal.

Peta bidang juga telah didapatkan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sehingga harapan kita bisa lebih cepat dan segera dilaporkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, ungkapnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Kapuas Hulu Wahyudi Tegaskan PNS Harus Disiplin, Bekarya dan Berinovasi

Berita

Bupati Kapuas Hulu Sis Menghadiri Sertijab Camat Semitau

Berita

Bupati Yakin Akan Tumbuh Industri Garmen Dengan Bahan Tenun Khas Tapsel Sampai Manca Negara

Berita

Kapolresta Kota Pontianak GelarTanda Tangan Pakta Integritas Penerimaan Bintara Polri TA 2020.

Berita

Turut Sumbangkan Lagu, Bupati Taput dan Istri Dukung Penuh Seminar Ama HKBP Regional I dan Gema Nada untuk Dana Pensiun HKBP.

Berita

WARTAWAN ADA, DIDEPAN DAN DIBELAKANG OLOAN PANIARAN NABABAN

Berita

DisKumdag Kota Pontianak : Bayar Retribusi Kios Cukup Lewat Virtual Account

Berita

Miris, Kantor Kelurahan Palopat Maria Kecamatan Hutaimbaru Memprihatinkan