Home / Berita

Senin, 18 Januari 2021 - 17:08 WIB

Edi Kamtono Sambut Kedatangan Jenazah Khasanah dan Makrufatul

Viewer: 503
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Korban

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Isak tangis pecah tatkala dua buah peti jenazah almarhumah Khasanah dan Makrufatul Yeti Srianingsih, korban musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tiba di rumah duka Gang Lamtoro Jalur 3 Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Senin (18/1/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut menyambut kedatangan jenazah di rumah duka.

“Sebenarnya ada juga jenazah suami dari Makrufatul, yaitu Mulyadi tetapi jenazahnya langsung dibawa ke Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga menyerahkan tali asih beserta dokumen kependudukan berupa akta kematian dan kartu keluarga. Dirinya berharap proses pemakaman berjalan lancar.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 21 Agustus 2021, Tambah 15 Kasus, Sembuh 23 Kasus, Kasus Aktif 229

“Kita doakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Sejauh ini, lanjutnya, warga Kota Pontianak korban Sriwijaya Air SJ-182 yang tercatat dalam data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak sebanyak 11 orang.

Sementra ini, sudah ada empat jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 rute penerbangan Jakarta – Pontianak yang telah tiba di Pontianak.

“Hingga saat ini pihak keluarga maupun Pemerintah Kota Pontianak masih menunggu jenazah lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pontianak, Erma Suryani mengatakan pihaknya telah menerbitkan akta kematian bagi korban yang telah teridentifikasi.

Baca Juga  Dua Pemuda Di Amankan Polisi Nekad Mencuri Sepeda Motor

Sejauh ini telah ada enam dokumen akta kematian yang telah diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Pontianak.

“Kita telah serahkan enam dokumen kependudukan berupa akta kematian kepada keluarga korban,” tuturnya.

Bagi korban yang belum teridentifikasi, saat ini pihaknya terus menunggu informasi dari pusat. Menurut Erma, memang data awal masuk ke Kota Pontianak.

Namun setelah dilakukan pengecekan pada data kependudukan atas nama Mulyadi masih tercatat sebagai warga Kabupaten Sintang.

“Kemudian untuk Putri Wahyuni, istri Ihsan Adhlan Hakim masih terdata sebagai warga Pekanbaru,” ungkapnya.

(Hasnan.s)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Kalbar Geram Akan Cabut Izin 28 Lahan Konsesi,Jika Terbakar Lagi

Berita

Ombudsman RI Hadir Agar Kota Psp Mendapatkan Predikat Zona Hijau

Berita

Danramil Ketungau Tengah Anjangsana Untuk Mendukung Pencapaian Tugas Di Wilayah

Berita

Mahasiswa POLNEP Pontianak Buat Temuan Bajakah Vitamin C Sebagai Peningkat Imunitas Melawan Covid-19

Arsip

Terowongan Tembus Ke Israel, Bukti Perlawanan Hamas Tak Pernah Padam

Berita

Reses ke-3 DPRD Samosir Reses di Onan Runggu

Berita

Wali Kota Pontianak : Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Berita

Gerbong Mutasi Di Polresta Pontianak Kota Kembali Bergulir