Viewer: 851
0 0

Home / Tips & Trik

Sabtu, 18 Juli 2020 - 20:29 WIB

DPRD dan Dinas Pendidikan Siantar Imbau Yayasan Swasta Diskon Uang Sekolah

Viewer: 852
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompasnasional | Komisi II DPRD Pematangsiantar meminta seluruh yayasan swasta menurunkan biaya uang sekolah bulanan di masa Pandemi Covid-19.
Meski ide untuk meringankan beban orangtua murid ini masih sekadar imbauan, dewan berharap pertimbangan sosial dari yayasan.
Dikatakan Anggota DPRD Pematangsiantar asal Fraksi Demokrat Metro Hutagaol, seluruh anggota Komisi II DPRD sudah mendorong pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar untuk mencari solusi dari keluhan orangtua murid.
Ia mengaku, pihaknya sudah melaksanakan rapat dengan Disdik dengan menghadirkan puluhan pengurus Yayasan Pendidikan Swasta, Kamis (16/7/2020) kemarin.
“Saat itu ada sekitar 74 orang dari SD dan SMP hadir. Kita dengar sudah 80 persen yang sudah merespon untuk melakukan pengurangan uang sekolah,” ujar Metro, Sabtu (18/7/2020).

Dari pertemuan itu, diperoleh kesediaan dari yayasan swasta untuk mengurangi beban uang sekolah. Besarannya pun bervariasi, ada yang mengurangi Rp 50 ribu, ada yang mengurangi 10 persen dari harga uang sekolah dan ada juga yang tiga bulan digratiskan.
Mengenai realisasi hasil rapat itu, kata Metro, Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar masih menunggu laporan dari Dinas Pendidikan Siantar, termasuk bagaimana strategi pihak yayasan pendidikan melakukan pengurangan biaya sekolah.
Bagi Metro Hutagaol, sebenarnya tidak ada alasan dari pihak sekolah untuk tidak mengurangi biaya sekolah, sebab operasional sudah disubsidi dengan adanya dana BOS.

Baca Juga  Mitos atau Fakta, Kunci Setang Motor ke Kanan Bisa Cegah Maling?

“Ada Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang penggunaan dana BOS, sudah diberikan kewenangan kepada pihak sekolah, bisa digunakan untuk penggajian honor guru, bisa juga dipergunakan untuk peningkatan protokol kesehatan di sekolah, seperti membuat senitizer, wastafel dan lainnya. Dana BOS diperbolehkan juga untuk pembelian paket internet agar bisa belajar daring,” pungkasnya.
Kadisdik Kota Pematangsiantar Romayana Marpaung mengaku sependapat dengan DPRD. Ia pun mengaku sudah dua kali melayangkan surat kepada pihak sekolah swasta.

Baca Juga  Harga Rokok Makin Mahal, Sri Mulyani: Biar Masyarakat Tak Dapat Beli

“Sudah ada pihak sekolah yang merespon dan sejauh ini ada 80 persen mau melakukan pengurangan. Tetapi sekolah-sekolah yang besar masih ada yang belum menentukan apakah membuat pengurangan atau tidak. Alasan mereka, karena ingin meningkatkan mutu pendidikan, sehingga membutuhkan banyak biaya,” jelasnya.
Menurutnya, pihak yayasan bisa melakukan pengurangan uang sekolah dengan mengambil dana BOS. Sebab, semua sekolah mendapatkan dana BOS, yang besarnya Rp 900 ribu per satu siswa SD dan untuk SMP Rp 1.100.000 per siswa.
“Itu kita sarankan dan harapan kita dimanfaatkan. Kita tunggulah apa respon dari masing-masing sekolah,” ucapnya.(TM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Sering Jadi Kebiasaan Orang Jepang, Mencuci Rambut Dengan Air Beras Miliki Manfaat Luar Biasa

Tips & Trik

Demi Heboh, Dirut Garuda Indonesia Tempel Logo RANS Raffi Ahmad di Pesawat

Tips & Trik

Kabar Gembira, Rumah Gratis dan Uang 140 Juta Disiapkan Pemerintah Bagi yang Ingin Pindah ke Kota Ini

Tips & Trik

Biar Tidak Tertipu, Begini Cara Mengetahui BPKB Asli Atau Palsu

Tips & Trik

Harga Rokok Makin Mahal, Sri Mulyani: Biar Masyarakat Tak Dapat Beli

Tips & Trik

6 Tanaman yang Cepat Berbuah, Gak Sampai Setahun Bisa Langsung Panen

Tips & Trik

Alasan Mengapa Kebanyakan Kursi Pesawat Warna Biru, Jawabannya Bikin Melongo

Tips & Trik

Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Bungkus Rp 7.000, Koki: Biar Pembeli Bahagia