Samosir – Kompasnasional | Keikutsertaan pihak DPRD dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 merupakan salah satu hal yang unik dalam penanggulangan pandemi virus Corona di Kabupaten Samosir.
Hal itu dikemukakan anggota DPRD Samosir, Jonner Simbolon pada kesempatan diskusi dengan pihak DPRD Sumut di ruang pertemuan Kantor DPRD Samosir di Parbaba Selasa (9/6). “Dalam penanggulangan Covid di Kabupaten ini agak unik. DPRD di sini masuk sebagai gugus tugas.” Ujar Jonner pada kesempatan berbicara.
Dimana kata legislatif asal Partai NasDem ini, Ketua DPRD Samosir dan Ketua-ketua Fraksi, semuanya diikutsertakan dalam dalam Tim Gugus Tugas Covid-19. Pria ini lebih lanjut mengatakan, bahwa hal itu membuat legislatif Kabupaten Samosir serasa terkungkung. “Ini membelenggu kita sebetulnya dalam konteks kebijakan. Setiap hari kebijakan ada, setiap hari penganggaran itu ada.” Sebutnya.
Diakui Jonner, dirinya berharap pihak DPRD Kabupaten Samosir undur dari Tim Gugus Tugas. “Ini sebenarnya saya mau minta pimpinan saya ini untuk undur diri, supaya kita lebih leluasa. Bukan untuk nakut-nakuti. Tapi kami ini terbelenggu. Keluh pria ini. Dimana kata dia sejauh ini memang pihak pimpinan tidak mempermasalahkan kebijakan tersebut.
Sementara di beberapa daerah lain yang dikonfirmasi pihaknya kata Jonner, pihak DPRD tidak diikutsertakan dalam Tim Gugus Tugas Covid-19. Jonner juga berpendapat yang sama terkait keikutsertaan pihak kejaksaan dalam Tim Gugus
Tugas Covid-19 di Kabupaten Samsoir. Menurut pria ini keikutsertaan pihak Kejaksaan dalam tim gugus tugas tidak relevan. Yang relevan menurutnya adalah kesertaan pihak Kepolisian dan TNI dalam Tim Gugus Tugas. “Oke-oke saja, karena mereka memiliki dukungan seperti armada.” Tutur Jonner kesertaan pihak Kepolisian dan TNI dalam Tim Gugus Tugas.
Diskusi yang digelar di ruang pertemuan Kantor DPRD Samosir Selasa (9/6) merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Tim DPRD Sumut dalam pendampingan dan/atau pengawasan terhadap pendistribusian bantuan Pemprov (penanggulangan dampak pandemi Covid-19) ke Dapil Sumut IX.
Pada diskusi hadir, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Wakil Ketua Rahmansyah Sibarani, diantaranya hadir Anggota DPRD Sumut Jubel Tambunan, Pantur Banjarnahor, Victor Silaen dan Zeira Salim Ritonga. Dari kalangan DPRD Kabupaten Samosir sendiri hadir Saut Martua Tamba selaku Ketua dan Nasib Simbolon selaku Wakil Ketua serta anggota DPRD Samosir Jonner Simbolon dan Magdalena Sitinjak. Juga hadir sejumlah lagislatif daerah Pakpak Bharat yang kebetulan dalam kunjungan konsultasi ke Samosir.
Fokus Pengawasan, DPRD Banjarmasin Resmi Mundur dari Gugus Tugas COVID-19 Belum lama ini, seperti diberitakan media, guna fokus dalam pengawasan, pihak DPRD Kota Banjarmasin secara resmi mengundurkan diri atau keluar dari keanggotaan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
Seperti diberitakan antaranews.com Jumat (5/6), Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin mengungkapkan, pihaknya sudah secara resmi mengundurkan diri atau keluar dari keanggotaan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Banjarmasin. Setelah keluar dari Tim Gugus Tugas COVID-19 ini, pihaknya akan memfokuskan diri untuk pengawasan terhadap penanganan COVID-19 ini, sebab anggaran yang dialokasikan sangat besar.
Menurutnya Muhammad Yamin, kalau kita tetap di dalam tim Gugus Tugas COVID-19, pihaknya jadi kurang pas dengan fungsi pengawasan. Bahkan direncanakan pula membentuk panitia khusus (Pansus) untuk melihat optimalisasi kinerja pemerintah daerah atau tim Gugus Tugas dalam penanganan COVID-19. Kata dia, seluruh anggota dewan hampir semua menyetujui pembentukan Pansus tersebut. (MS/ML)





