Home / Berita / Kriminal / Medan / Reviews

Jumat, 2 Februari 2018 - 16:12 WIB

Dilarang Jual Sabu, Bandar Bacok Warga

Viewer: 655
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

KompasNasional.com | MEDAN TIMUR – Edi Susandri alias Andi (37). Warga Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, itu mendadak dibacok seorang tersangka pengedar sabu, Ari Ucil (26). Peristiwa heboh itu terjadi di Jalan Gaharu, Gang Sekolah, Medan Timur, Senin (29/1) siang lalu.

Kepada wartawan kemarin (31/1/2018), Andi sang korban bercerita. Insiden berawal saat dia pulang ke rumah guna makan siang. Ketika melintas di lokasi peristiwa, korban melihat pelaku sedang bertransaksi narkoba.

Korban lalu menegur pelaku agar tidak melalukan transaksi narkoba di depan rumahnya. “Jangan kau jual narkoba di sini,” kenang korban saat itu. Merasa tidak senang pelaku kemudian pulang kerumah dan mengambil samurai berukuran sedang. Korban yang saat itu sedang duduk, tiba-tiba diserang oleh pelaku.

Baca Juga  Ketua Lembaga Sangkar Meminta Bupati Menindak Tegas Oknum ASN Yang Melawan Petugas Protokol Kesehatan Di Agara

Tidak mau konyol korban lalu mencoba merampas senjata pelaku. Keduanya pun terjadi pergumulan di lokasi. Saat hendak memiting pelaku, kedua teman pelaku memegang korban dan tangan kiri korban terkena bacokan yang di lakukan pelaku.

Istri korban yang melihat terjadinya pengamiayaan yang dialami suaminya langsung melerai penganiayaan yang diali korban. Saat hendak melerai, pelaku pun melayangkan senjata tajam yang memang sengaja dibawanya dan mengenai jari tangan istri korban.

Warga sekitar yang melihat adanya kejadian penganiayaan terhadap korban langsung mendatangi lokasi. Pelaku pun langsung melarikan diri dengan membawa senjata tajam yang melukai korban.

Baca Juga  Tak Terapkan Protkes, Bupati Halsel Tegur Petugas KPLP dan KP3 Bastiong

Korban yang dalam keadaan terluka langsung mendatangi Polsek Medan Timur untuk membuat laporan secara resmi. Korban berharap pelaku segera ditangkap dan di proses secara hukum. “Mudah-mudahan pelaku cepat di tangkap sama polisi,” harap korban, sembari menunjukan bukti laporan aduannya.

Kanit reskrim Polsek Medan Timur Iptu I Made Yoga SIK, ketika di konfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan korban. “Ya benar ada laporan korban dan sudah melakukan visum. Tapi lukanya hanya sedikit,” jawab enteng, Iptu I Made Yoga.

(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ini Alasan Dimas Kanjeng Dituntut Seumur Hidup

Berita

Balitbang Kalbar Terima Pengukur Suhu Otomatis

Berita

Sinergi Angkasa Pura dan Pemkab Kubu Raya Berdayakan Masyarakat

Berita

Menyikapi pernyataan Edi Mulyadi Cs yang sedang Viral sejumlah Ormas di kabupaten Sintang Audensi dengan kapolres Sintang dan menyampaikan pernyataan sikap bersama.

Berita

Bentuk kepedulian terhadap permasalahan warga, Babinsa desa Nanga Ngeri Ramil 1206-17/Silat Hulu ikuti mediasi warganya.

Kriminal

Densus 88 Temukan Bungker untuk Sembunyi dan Menyimpan Senjata di Rumah Upik

Berita

Sejumlah Pegawai dan Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kartini Pematangsiantar Untuk Sementara Ditutup

Berita

Perketat Pengawasan Terhadap Pekerja Migran, Ini yang Dilakukan Satgas Pamtas Yonif 642*