Home / Kriminal

Senin, 15 Februari 2021 - 12:27 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Dino Patti Djalal: Aneh, Sindikat Melaporkan Korban

Viewer: 410
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal merasa aneh setelah dirinya dilaporkan ke polisi oleh pihak Fredy Kusnadi.

Dino menuding justru Fredy Kusnadi-lah salah satu anggota sindikat pencurian sertifikat rumah milik orangtua Doni.

“Ini emang agak aneh karena sindikat yang melaporkan korban ke polisi,” kata Dino dalam unggahan video di akun Instagram-nya, @dinopattidjalal, Minggu (14/2/2021).

Namun, bukannya takut karena dilaporkan ke polisi, Dino mengaku senang karena Fredy yang dituding sebagai aktor sindikat pencurian sertifikat tersebut muncul ke publik dengan laporan polisi.

“Tapi saya senang, karena demikian satu orang sudah kelihatan mukanya,” ujar Dino.

Dia berharap, kemunculan Fredy ke publik bisa memberikan banyak informasi kepada penegak hukum dan semua sindikat mafia tanah bisa terus terbongkar.

Baca Juga  BCL dan BCH Ditangkap Polisi karena Narkoba

Mudah-mudahan dalang-dalang sindikat ini akan semakin banyak yang teridentifikasi dalam interogasi oleh polisi terhadap Saudara Fredy ini dan lebih banyak yang terungkap dan tertangkap,” kata Dino.

Adapun Dino Patti Djalal dilaporkan polisi karena cuit di akun Twitter-nya yang menuding nama Fredy Kusnadi sebagai dalang mafia tanah.

Salah satu kuasa hukum pelapor, Tonin Tachta, mengatakan, laporan tersebut dibuat pada Sabtu kemarin pukul 18.00 WIB.

“Iya kemarin Sabtu jam 18-an,” ujar Tonin saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (14/2/2021).
dugaan pencurian sertifikat rumah milik ibunya.

Baca Juga  Tim Tabur Kejati Sumut tangkap buronan korupsi DPO Kejari Deli Serdang

Dia meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk mengusut tuntas kasus mafia tanah tersebut.

Dalam twit-nya, Dino menjelaskan bahwa orangtuanya menjadi korban mafia tanah setelah sertifikat rumah berubah nama kepemilikan.

Komplotan tersebut dinilai sudah merencanakan aksi pencurian sertifikat rumah tersebut secara rapi dan baik.

“Modus komplotan: mengincar target, membuat KTP palsu, berkolusi dgn broker hitam+notaris bodong, dan pasang figur2 ‘mirip foto di KTP’ yg dibayar utk berperan sbg pemilik KTP palsu. Komplotan ini sudah secara terencana menargetkan sejumlah rumah ibu sy yg sudah tua,” tulis Dino.
(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ilustrasi kasus penganiyaan

Berita

Anak Petinggi Polri Diduga Aniaya Calon Taruna Akpol

Berita

Pria Stres Ditinggal Istri Gunting Leher Ayahnya

Berita

Seorang Bandar Sabu Terkapar Ditembak Tim Gabungan BNN RI dan Polrestabes Medan

Berita

GPEI Pimpinan Khairul Mahalli Dinyatakan Tak Sah, Diangkat Jadi Ketua Sumut, Landen Marbun SH “No Comment”

Arsip

Orangtua Pelaku Pemerkosa Tantang Orangtua Korban Melaporkan Anaknya

Kriminal

Brutalnya Oknum Ormas yang Serang Acara Pernikahan di Solo : Polisi Dimaki, Kapolres Pun Dipukuli

Kriminal

Heboh! Emak-Emak Pukuli Pelaku Tawuran yang Tewaskan Ponakannya

Berita

Ayah Ibu Kritis Diracun Anak