Home / Berita

Sabtu, 2 April 2022 - 15:57 WIB

Creative Hub Jadi Wadah Kreatifitas Masyarakat Samosir Untuk Dikembangkan

Viewer: 479
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Samosir, Kompasnasional.com

Baru-Baru ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meresmikan Gedung Creative Hub Samosir di Pantai Indah Situngkir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, sebagai upaya membangkitkan laju ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, Creative Hub merupakan wadah kreativitas dalam bentuk infrastruktur fisik untuk pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan ide, bisnis, membangun jaringan, berorganisasi, dan mempererat ikatan antar komunitas Sektor ekonomi kreatif.

Bahwa Pembangunan Gedung Creative Hub dinyatakan memperoleh sokongan dana dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui mekanisme Bantuan Pemerintah, berupa fasilitas peralatan pengolahan kopi, sarana teknologi, dan audio visual system.

Bangunan itu memiliki luas area secara keseluruhan mencapai 1.000 meter persegi dan luas bangunan sebesar 460 meter persegi yang terbagi menjadi dua lantai.

Baca Juga  Satgasops Aman nusa II Polda Kalbar Lakukan Penyekatan dan Pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan

Di lantai satu, akan dipakai untuk aktivitas pengolahan kopi mulai dari ruang processing, laboratorium uji rasa, ruang pengemasan, hingga ruang displai dan cafe guna menjual hasil produksi komunitas.

Sedangkan di lantai dua, terdapat ruang kelas multifungsi, co-working space, dan ruang rapat yang dapat digunakan antara lain untuk pelatihan, workshop, dan diskusi.

Saat ditemui awak media Kamis, (31/03/2022) Banggas Manurung Salah satu Pengelola Komunitas Kopi Asli Samosir Mengatakan, Sangat Berterima kasih kepada Kemenparekraf dan Pihak terkait atas adanya Pembangunan Creative Hub ini Sehingga Kami Bisa Berkreasi dan mengembangkan usaha Jenis Kopi Samosir ini.

Proses pembuatan kopi samosir Banggas mengaku ada 2 jenis kopi Arabika dan robusta dan tahapan tahapan Pengolahannya yakni tahap pertama yang harus dilalui penyortiran buah kopi samosir  yang baru dipanen  lalu yang kedua sebelum dikupas ada proses pengeringan terlebih dahulu lalu pemilihan biji kopinya yang berkualitas.

Baca Juga  Kejati Kalbar Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 Gelar Turnamen Golf

“Setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk. Cara kering atau cara basah, pengelolaan biji kopi dengan cara basah biasanya membutuhkan proses dan tahapan yang cukup panjang. Pengelolaan biji kopi kering tidak membutuhkan waktu yang lama Oleh karena itu kopi robusta atau biji kopi lain yang diolah dengan cara kering biasanya punya harga yang cukup dan terjangkau, ” Sebut Banggas Manurung.

(Candro Situmorang)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Pelaku penyebar uang palsu

Berita

Ditangkap, Pria di Bogor Gagal Edarkan Upal Rp 450 Juta

Berita

Larut Berjepin, Masyarakat Nikmati Alunan Musik Melayu di Tepian Sungai Kapuas Kote Pontianak

Berita

Gus Irawan Pasaribu Apresiasi Program Asner-Susanti

Berita

Kotaku Semrawut, Hak Pejalan Kaki Ikut Dirampas

Berita

Heboh!!! Sudah Dimakamkan Sepekan, Kuburan Dibongkar, Ini Hasilnya….

Berita

Pemprov Kalbar Dorong Perajin UMKM,Bangkitkan Industri Kerajinan Kalbar di Masa Pandemi

Berita

JUM’AT BERKAH IBU KETUA PERSIT KCK KOORCAB REM 121 PD XII TANJUNGPURA GELAR BHAKTI SOSIAL

Berita

Demi Kemajuan Desa, Bupati Minta Kades Berdayakan Potensi SDM Perangkatnya