Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 20:27 WIB

Bupati Samosir Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Kerja Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba

Viewer: 342
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Samosir, Kompasnasional.com  |  Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Asisten II, Plt. Kadis Lingkungan Hidup, Plt. Kadis Kominfo, Plt. Kepala Bappeda menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Kerja berdasarkan SK Gubernur Sumatera Utara tentang Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba yang dilaksanakan di Aula Hotel Khas Parapat, Senin (11/01).

Turut hadir Letjen Purn Doni Monardo Komisaris Utama/Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Tenaga Ahli pemulihan perubahan ekosistem danau toba, Martuani Sormin Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Letjen Purn Dodik Wijanarko, Mewakili manajemen PT Inalum Ari Bowo, SVP Administrasi PLTA Inalum, mewakili Gubsu Edi Kristian Sitepu, Dandim 0210/TU, Tujuh Kepala Daerah kawasan tangkapan air danau toba, Wakapolres Samosir.

Mengawali sambutannya, Doni monardo menyampaikan bahwa Danau Toba adalah salah satu danau prioritas nasional yang memberi kontribusi khususnya pada PT. Inalum yang dapat mengambil alih PT Freeport, oleh karena itu kita harus bekerja keras untuk memulihkan ekosistem danau toba.

Baca Juga  Walikota Siantar dan Kacab BPJS Ketenagakerjaan Serahkan BLT Rp 600 Ribu bagi Pekerja

Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan Tokoh Agama harus bersinergi dalam mensukseskan program penyelamatan ekosistem danau toba, “kita tidak bisa bekerja sendiri perlu kaloborasi antara pemerintah daerah dan gereja untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan merusak lingkungan” Ujar Doni.

Dalam dialog interaktif tersebut, Bupati Samosir mengusulkan beberapa hal terkait program yang akan dilaksanakan oleh PT. Inalum untuk pelestarian lingkungan di kawasan danau toba antara lain, PT. Inalum memberikan bantuan bibit tanaman endemik yang berpotensial serta memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat seperti andaliman, mangga, alpokat serta bantuan tanaman untuk lahan kritis terutama lahan yang rawan bencana longsor sekitar 40.000 Ha.

Baca Juga  Kodam XII/Tpr Gelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Selanjutnya, Bupati juga berharap agar PT. Inalum mengalokasikan anggaran untuk biaya perawatan sehingga program Penyelamatan Ekosistem Danau Toba di lahan kritis dan rawan longsor dapat terlaksana dengan baik.

Beberapa poin penting dalam rapat koordinasi penyelamatan ekosistem danau toba untuk tujuh kabupaten antara lain, setiap daerah yang termasuk dalam Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba agar memetakan lahan kritis serta memetakan bantuan bibit tanaman sehingga penanaman tersebut tepat sasaran, Inalum akan berkomitmen dalam membantu menyelamatkan danau toba terutama pada lahan kritis, perlu kemauan dan semangat untuk melestarikan danau toba karena dengan penanaman pohon dapat menyelamatkan kehidupan.(rel/max)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lasarus, S.Sos. M.Si Menyerahkan Bantuan Pembagian Beras Untuk Rakyat Dari Puan Maharani Ketua DPR Republik Indonesia

Berita

Prosesi Jajar Hormat Digelar Sambut Kedatangan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro

Berita

Pelatihan Citizen Journalism dan Digital Marketing bagi UMKM Digelar di Siantar

Berita

Hindari Macet di Jembatan Kapuas I dan Landak, Penumpang Feri Naik Tajam

Berita

Jaga Harkamtibmas, Sat Samapta Polres Melawi Gelar Patroli Dialogis dan Patroli Mobile 

Berita

Dalam Rangka Dirgahayu Bhayangkara Ke-75, Kapolres Nias Selatan Bagikan Sembako kepada Masyarakat kurang mampu.

Berita

Gubernur Kalbar Targetkan 25 Ribu Vaksin Di Terima Masyarakat Dalam Satu Hari

Berita

Data Penumpang Lion Berisi KTP hingga Nomor Paspor Dilaporkan Bocor