Home / Berita

Selasa, 11 Januari 2022 - 20:27 WIB

Bupati Samosir Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Kerja Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba

Viewer: 328
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Samosir, Kompasnasional.com  |  Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Asisten II, Plt. Kadis Lingkungan Hidup, Plt. Kadis Kominfo, Plt. Kepala Bappeda menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Kerja berdasarkan SK Gubernur Sumatera Utara tentang Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba yang dilaksanakan di Aula Hotel Khas Parapat, Senin (11/01).

Turut hadir Letjen Purn Doni Monardo Komisaris Utama/Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Tenaga Ahli pemulihan perubahan ekosistem danau toba, Martuani Sormin Komisaris Independen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Letjen Purn Dodik Wijanarko, Mewakili manajemen PT Inalum Ari Bowo, SVP Administrasi PLTA Inalum, mewakili Gubsu Edi Kristian Sitepu, Dandim 0210/TU, Tujuh Kepala Daerah kawasan tangkapan air danau toba, Wakapolres Samosir.

Mengawali sambutannya, Doni monardo menyampaikan bahwa Danau Toba adalah salah satu danau prioritas nasional yang memberi kontribusi khususnya pada PT. Inalum yang dapat mengambil alih PT Freeport, oleh karena itu kita harus bekerja keras untuk memulihkan ekosistem danau toba.

Baca Juga  Kapolres Bersama Wawako Sidempuan Pimpin Rakor Penanganan Wabah PMK

Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan Tokoh Agama harus bersinergi dalam mensukseskan program penyelamatan ekosistem danau toba, “kita tidak bisa bekerja sendiri perlu kaloborasi antara pemerintah daerah dan gereja untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan merusak lingkungan” Ujar Doni.

Dalam dialog interaktif tersebut, Bupati Samosir mengusulkan beberapa hal terkait program yang akan dilaksanakan oleh PT. Inalum untuk pelestarian lingkungan di kawasan danau toba antara lain, PT. Inalum memberikan bantuan bibit tanaman endemik yang berpotensial serta memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat seperti andaliman, mangga, alpokat serta bantuan tanaman untuk lahan kritis terutama lahan yang rawan bencana longsor sekitar 40.000 Ha.

Baca Juga  Prabowo: Saya Bersaksi Keputusan Jokowi Selalu Berdasarkan Keselamatan Rakyat Miskin Dan Lemah!

Selanjutnya, Bupati juga berharap agar PT. Inalum mengalokasikan anggaran untuk biaya perawatan sehingga program Penyelamatan Ekosistem Danau Toba di lahan kritis dan rawan longsor dapat terlaksana dengan baik.

Beberapa poin penting dalam rapat koordinasi penyelamatan ekosistem danau toba untuk tujuh kabupaten antara lain, setiap daerah yang termasuk dalam Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba agar memetakan lahan kritis serta memetakan bantuan bibit tanaman sehingga penanaman tersebut tepat sasaran, Inalum akan berkomitmen dalam membantu menyelamatkan danau toba terutama pada lahan kritis, perlu kemauan dan semangat untuk melestarikan danau toba karena dengan penanaman pohon dapat menyelamatkan kehidupan.(rel/max)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Samosir Ikuti Peringatan Ke XXVI Hari Otonomi Daerah Tahun 2022, Secara Virtual.

Berita

Rivool Weyn Komandoi GM FKPPI Tapsel Periode 2021-2026 Resmi Dikukuhkan

Berita

SIMULASI PEMUNGUTAN SUARA DI TINGKAT TPS DALAM PEMILIHAN SERENTAK 2020 OLEH POLRES MELAWI*

Berita

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy Pecahkan Rekor MURI,Terima Reward dari Kapolda Kalbar

Berita

Pramono Anung Ungkap Jokowi Tertawa Saat Diceritakan Niat Maju Cagub Jakarta

Arsip

Wildan Hadiri Paripurna Pengantar KUAPPAS Tahun 2018

Berita

Polda Malut Tindak Cyanida dan Carbon Berkeliaran di Halsel.

Berita

Mengenal Sosok Eks Danjen Kopassus Soenarko yang Demo di KPU, Pernah Dituduh Makar pada Masa Pilpres 2019