Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Ekonomi / Internasional / Reviews

Sabtu, 7 Mei 2016 - 09:38 WIB

Bocah Autis Tewas Dipaksa Berjalan 12 km per Hari

Viewer: 661
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Seorang bocah autis asal China bernama Jia Jia tewas usai pusat rehabilitasinya memaksa dia untuk berjalan sejauh 12 kilometer perharinya. Bocah yang baru berusia empat tahun ini tewas pada 27 April kemarin, sang ibu Zhang Wei mengklaim pihak rehabilitasi akan caranya yang dinilai tidak sesuai dengan standar.

Akibat kematian putranya, Wei bersumpah akan membawa kasus ini ke ranah hukum, lapor Peoples’s Daily Online seperti diberitakan koran the Daily Mail, Kamis (5/5).

Menurut media setempat. cara pusat rehabilitasi bernama Tiando Zhengqi ini adalah metode baru. Pusat rehabilitasi yang berada di Guangzhou, Provinsi Guangdong ini adalah milik swasta dan tidak memiliki lisensi bisnis terkait.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Hadiri Pembukaan Pameran UMKM Saprahan Khatulistiwa 2021*

Berdasarkan keterangan sang ibu, sang anak telah divonis dokter mengidap autisme sejak usia dua tahun. Bersumber dari sebuah buku, dia lalu mendaftarkan sang anak pada Maret ke pusat rehabilitasi Tiando Zhengqi. Dengan biaya sebesar 31,200 yuan atau setara dengan Rp 63,9 juta, sang anak menjalani program selama tiga bulan.

Selama program, sang anak diwajibkan untuk menggunakan pakaian berat dan berjalan sejauh 12 km per harinya. Sang anak juga dilarang mengonsumsi makanan selain sayuran, nasu dan beberapa buah.

“Anak saya juga hanya boleh minum beberapa teguk air saja,” tambah Zhang.

Baca Juga  Setelah Messi dan Neymar, Kali Ini ISIS “Eksekusi” Ronaldo

Jadwal harian Jia dimulai pada pukul 6 pagi, sarapan dan berjalan sejauh 9 kilometer, sebelum agrnda makan dan tidur siang. Pada siang hari pukul 13.35, Jia dibangunkan untuk kembali berjalan kaki sejauh jarak yang sama dengan pagi hari.

“Mereka mengklaim jalan kaki ini sebagai latihan tambahan,” terang sang ibu.

Akibat serangakaian latihan tersebut, pada pagi harinya Jia diberitakan demam tinggi. Jia langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter mengatakan Jia terkena viral pneumonia selama beberapa minggu terakhir dan berakhir pada kematian (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Tapsel Hibahkan Tanah Untuk Pertapakan Kantor Kodim 0212/Tapsel Seluas 3,51 Hektar

Internasional

Perempuan Mali Melahirkan Sembilan Anak Kembar

Berita

Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar

Berita

*Wujudkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Lakukan Penanaman Serentak Pohon Kemiri Di Patok Batas.*

Berita

Sinergi Babinsa dan Perangkat Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Perumahan warga.

Berita

Inflasi Di Kota Pontianak Di Tahun 2020 Berada Pada Angka 2.11 Persen

Arsip

Muhammad Ali jadi nama jalan di Kota New York

Berita

Tata Kelola Diri Untuk Keselamatan Semua