
Halsel – Kompas Nasional | Pemilihan ketua umum Ikatan Keluarga Besar Makian Kayoa (IKB Makayoa) berakhir mufakat, Bupati Usman Sidik ditunjuk memimpin IKB Makayoa Halmahera Selatan.
Setelah menyikapi dinamika yang terjadi dalam Musyawarah IKB Makayoa Halmahera Selatan yang berlangsung di gedung aula kantor bupati, Rabu (29/9/2021) Bupati Usman Sidik terpaksa ditunjuk langsung menahkodai IKB Makayoa Halmahera Selatan.
Sikap tersebut diambil lantaran Musyawarah yang dihelat kurang lebih seminggu ini hampir tidak menemukan kata sepakat hingga sempat terjadi bentrok.
Sementara untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan antara masing-masing pendukung. Ketujuh kandidat kemudian melakukan musyawarah dan melahirkan mufakat yang meminta Bupati Usman Sidik untuk menahkodai IKB Makayoa Halmahera Selatan periode 2021-2025.
Mewakili ke tujuh kandidat, Walid Sukur menyampaikan hasil musyawarah dihadapan ratusan peserta musyawarah bahwa mereka telah melakukan musyawarah dan bersepakat menunjuk Bupati Halmahera Selatan, Hi Usman Sidik untuk menjadi Ketua IKB Makayoa Halmahera Selatan.
“Setelah melalui musyawarah Kami bersepakat untuk mengawal Kakanda Hi usman sidik sebagai ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Makian Kayoa Halmahera Selatan,” tutur Walid Syukur yang disertai tepuk tangan riuh para peserta musyawarah.

Dikesempatan yang sama Bupati Halmahera Selatan, Hi Usman Sidik juga menyampaikan, bahwa dirinya merasa berat menerima jabatan ketua umum lantaran dirinya menjabat kepala daerah, namun demi mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan untuk itu dirinya menerima mandat tersebut.
Sementara ketujuh kandidat calon ketua umum IKB Makayoa masuk dalam pengurus inti. Bupati juga bakal menunjuk ketua harian untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
“Jadi organisasi ini merupakan organisasi kekeluargaan yang menghimpun semua khususnya keluarga Makian Kayoa yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan,” kata Bupati Usman Sidik.
Untuk itu Bupati juga menghimbau kepada para peserta musyawarah untuk selalu menjaga ikatan kekeluargaan.
“Mulai saat ini tidak lagi ada perbedaan diantara kita. Dalam waktu dekat Kita akan buat Musyawarah IKB Makayoa Maluku Utara yang bertempat di Pulau Makian,” ujar Bupati.
Bahkan Bupati juga memberikan apresiasi atas euforia terselenggaranya Musyawarah IKB Makayoa walau hampir tidak menemukan kata sepakat.
“Bukan Makian Kayoa namanya kalau tidak ada perdebatan dalam momentum apapun, namun perdebatan apapun pada akhirnya kebersamaan itu lebih penting dan itulah orang Makian Kayoa,” tutur Bupati Usman Sidik. (FIK)






