Home / Berita / Daerah / Kriminal / Nasional / Reviews

Senin, 7 Mei 2018 - 11:46 WIB

Begal Taksi Online, Sopir di Cekik Pakai Sabuk

Ilustrasi

Ilustrasi

Viewer: 692
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

KompasNasional.com,Kabupaten Bandung – Polisi meringkus Virno Karno Butar Butar (21) tersangka kasus pembegalan taksi online milik pria inisial S (27). Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan kejadian tersebut bermula saat pelaku memesan taksi online yang dikendarai S di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/5).

“Kronologi kejadiannya, pelaku (Virno) memesan taksi online melalui handphone yang menurut keterangan tersangka adalah milik temannya. Lalu 30 menit datanglah taksi online tersebut. Pelaku langsung naik taksi,” kata Indra saat ekspose di halaman Mapolres Bandung, Soreang, Senin (7/5/2018).

Sebelum merampas mobil Agya bercat merah dan nopol F 1220 YA milik korban, Indra mengungkapkan, pelaku sempat menjerat leher sang sopir menggunakan sabuk pengaman.

“Pelaku mencekik korban dari belakang pakai safety belt. Karena napasnya hampir kehabisan, korban ini melepaskan diri keluar mobil saat mobil berhenti. Lalu mobil dibawa oleh tersangka. Korban langsung ke Polsek Rancaekek membuat laporan dan anggota polsek langsung mengejar tersangka,” tutur Indra.

Baca Juga  Idham Azis Copot Brigjen Prasetijo terkait 'Surat Sakti' Djoko Tjandra

Menurut Indra, mobil korban sempat dibawa pelaku untuk dijual ke wilayah Garut. Lantaran mobil tidak laku dijual, Virno kembali ke Rancaekek menjemput pacarnya untuk mengajak kencan.

“Tersangka membawa kendaraan ke arah Garut. Namun tidak ada yang beli. Keesokan harinya, tersangka kembali ke arah Rancaekek, ke rumah pacarnya. Ia mengajak pacarnya jalan-jalan,” ucap Indra.

Selagi kembali ke Rancaekek, mobil dikendarai Virno berpapasan dengan korban di Kampung Talun, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek.

“Korban mencoba menghentikan kendaraan tersebut. Dia meminta tolong ke masyarakat sekitar dan Polsek Rancaekek,” katanya.

Baca Juga  Bujuk Rayu Kades Perkosa Gadis 20 Tahun, Janji Nikahi-Beri Jabatan

Masyarakat yang mendengar teriakan korban itu bergegas menghentikan kendaraan tersebut. Tak lama, anggota polisi mendatangi TKP serta meringkus tersangka dan barang bukti mobil.

“Kaca pecah (dipecahkan warga), tersangka dipaksa turun tapi tersangka tidak turun. Masyarakat yang ada di TKP melakukan pemaksaan, tapi bisa dicegah oleh anggota,” tuturnya.

Indra menambahkan terkait tembakan peringatan yang diletuskan oleh anggotanya itu bertujuan memberikan peringatan kepada warga agar tidak main hakim sendiri. “Jadi itu sebetulnya petugas ingin jangan sampai si pelaku dihakimi oleh masa,” ujar Indra.

Di tempat sama, Virno beralasan ulah kriminalnya tersebut karena desakan ekonomi. “Kebutuhan ekonomi. Saya melakukan (begal) itu sendiri. Monilnya sempat dibawa ke Garut untuk dijual,” ucap Virno singkat.(Detik/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KWRI Ikut Membantu Lahirnya UU No.40 Tentang Pers

Berita

Kartel Narkoba Makassar, 1 Keluarga Dibakar Hidup-hidup

Berita

Dugaan Markup dan Langgar Aturan TKDN, LPIH Layangkan Surat Klarifikasi Kedua ke Sekda Humbahas

Arsip

Obat Kuat Berbahan Kimia Banyak Ditemukan di Bantul

Nasional

Soal Aksi 1812, Legislator: Hukum tak Boleh Diintervensi

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Pengukuhan Kepengurusan Koperasi Konsumen RHB

Berita

Ajang MTQ XXIII Kubu Raya Capai Peringkat Ke Tiga

Daerah

Ini Alasan Pemberhentian Kepala desa Bukit Melintang