Home / Berita

Kamis, 7 Desember 2023 - 12:22 WIB

Ayah Pembunuh 4 Bocah di Jagakarsa Tak Ditangkap Usai Dilaporkan Aniaya Istri, Polisi Kesulitan?

Viewer: 244
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Pria berinisial P ternyata sudah dilaporkan atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya pada Sabtu (2/12/2023) sore. Artinya, laporan itu dilayangkan sebelum keempat anaknya ditemukan meninggal kontrakan Gang Haji Roman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi berujar, P dilaporkan kakak iparnya karena diduga menganiaya istrinya, D.

Namun, polisi belum sempat menangani kasus itu dengan dalih keempat anaknya tak bisa ditinggal karena D sedang dirawat di rumah sakit.

Dalam hal ini, ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amril berujar, seharusnya polisi bisa merespons secepat mungkin laporan atau begitu menerima kabar tentang KDRT.

Baca Juga  Kapolres Bersama Wawako Sidempuan Pimpin Rakor Penanganan Wabah PMK

“Tapi, memang tidak mudah dalam praktiknya,” ucap Reza, Kamis (7/12/2023). Reza menyebutkan, di Amerika Serikat saja laporan tentang KDRT masuk setiap tiga menit. Di Australia, laporan yang sama datang setiap dua menit.

“Di Indonesia, saya tak punya datanya. Perkiraan saya, rendah karena masyarakat menganggap KDRT sebagai masalah domestik yang tabu untuk diikutcampuri,” ucap Reza.

Belum lagi, kata Reza, khalayak masyarakat ada yang mengalami krisis kepercayaan terhadap polisi. Jumlah polisi yang tidak proporsional juga acap disebut sebagai kendala atas kecepatan kerja polisi.

Di sisi lain, Reza berujar situasi KDRT yang berat juga bisa membahayakan jiwa petugas polisi.

“Saya bertanya-tanya, seberapa jauh polisi sudah terlatih agar bisa menangani insiden KDRT secara aman?” ucap Reza. Seperti diketahui, empat anak P dan D ditemukan tewas di kontrakan Gang Haji Roman, Rabu sekitar pukul 14.50 WIB.

Baca Juga  Desa Nanga Boyan Kapuas Hulu Krisis Signyal Telpon

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar (AKBP) Bintoro mengatakan, jasad keempat bocah itu ditemukan berjejer di kasur salah satu kamar.

Mereka diduga dihabisi oleh ayahnya sendiri, yakni P. Adapun P ditemukan di kamar mandi rumah kontrakan tersebut.

Kedua pergelangan tangannya penuh luka dan mengeluarkan darah. Polisi juga menemukan sebilah pisau di dekat tubuh P. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Pejabat Golongan IV

Berita

Dolok Pusuk Buhit sebagai Titik Awal Peradaban Batak Setelah Kesepakatan Bersama Pada Forum Group Discussion
Ket Gbr. Wakil Bupati Tapsel, H.Aswin Efendi Siregar ketika menyampaikan rancangan KUPA - PPAS Perubahan APBD TA 2020

Berita

DPRD Gelar Rapat Rancangan KUPA – PPAS Perubahan APBD Tapsel TA 2020

Berita

Bupati Samosir Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Samosir Tahun 2021

Berita

AKSI Keroyok Maling Hingga Tewas, Pemilik Rumah bersama Tiga Securiti Jadi Tersangka

Berita

Wakil Gubernur Kalbar Sampaikan Kultum Di Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Berita

Sejarah Budaya ROBO’ – ROBO’ Kabupaten Mempawah KalbarĀ 

Berita

Siap-Siap Pelaku Judi Online, Hukumannya Gak Lagi Ringan!