Kompasnasional | Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan, Persyarikatan menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi yang tetap menggelar ibadah haji 2020, tapi membatasi jamaah hanya untuk warga sehat di negaranya.
“Keputusan yang diambil pemerintah Arab Saudi Insya Allah keputusan yang paling baik untuk keputusan bersama,” kata Agung dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2020).
Ini Alasan Arab Saudi Selenggarakan Haji 2020 secara Terbatas
Pemerintah Arab Saudi menggelar ibadah haji 2020 dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih pandemi Covid-19. Di antaranya adalah usia jamaah harus di bawah 65 tahun dan tidak memiliki penyakit kronis.
Jamaah haji 2020 dibatasi tak boleh lebih dari 10.000 orang dan bisa jadi hanya 1.000 orang. Mereka yang bisa berhaji harus mendapatkan izin dari kementerian sesuai dengan syarat-syarat standar dalam protokol kesehatan.
“Karena pandemi ini tidak enteng dan main-main tapi kebijakan yang serius. Saya kira itu keputusan yang bijak karena mata rantai harus diputus dan di akhiri karena kita semua merindukan kehidupan yang normal, tidak ada pandemi,” kata Agung.(OZ/Red)






