Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di SMA Negeri 1 Pematangsiantar ditutup sementara karena ditemukan kasus positif Covid – 19 terhadap peserta didik. Selama ditutup, pembelajaran tatap muka dihentikan sementara dan dialihkan jadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Selama PTM dihentikan sementara, pembelajaran dialihkan menjadi pembelajaran Jarak Jauh kembali selama seminggu hingga 12 February 2022 ,” kata Kepala bidang kesiswaan SMA Negeri 1 Pematangsiantar, Ramli Simanjuntak, Senin (7/2/22).
Amatan awak media di lapangan, di gerbang pintu masuk sekolah telah dipasang pengumuman yang Isinya tentang pembelajaran dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sementara dan akan dilaksanakan PTM kembali pada Senin depan.
Ramli menyebut hal ini untuk mengantisipasi semakin meluasnya paparan virus. Maka dari itu dilakukan tindakan secepatnya untuk merumahkan sementara seluruh warga sekolah. Aktivitas pembelajaran dilakukan melalui online saja.
Selanjutnya, ucap dia, SMA Negeri 1 Pematangsiantar akan memberlakukan 50 persen Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sesuai dengan surat edaran dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan Cabang Dinas (Cabdis) Siantar. Disebabkan kasus Covid-19 terus meningkat akhir – akhir ini, seiring dengan meluasnya varian Omicron.
“Mulai minggu depan PTM untuk sementara PTM 100 persen dihentikan karena peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron. Sampai nanti ada instruksi lagi dari Cabdis Siantar apakah bisa dilanjutkan kembali PTM 100 persen,” ujar Ramli.
Toni Tambunan.





