Home / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 5 Juni 2018 - 13:20 WIB

Alquran Sulaman Raksasa dari Pengusaha Tionghoa untuk Indonesia

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Pengusaha Tionghoa dari Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew menyumbangkan mushaf Alqur’an berukuran besar yang dibuat dengan sulaman ke dunia Islam. Menariknya, Alquran raksasa itu diserahkan melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai sebagai pemimpin negara dengan Muslim terbesar di dunia.

Alquran sulaman raksasa tersebut dibuat secara manual dengan sulaman tangan oleh komunitas Muslim Haiyuan, Ningxia, provinsi otonomi khusus Muslim di China. Warga di sana memiliki tradisi kuat dalam menyulam.

“Proses pengerjaaan sulaman mushaf sepanjang 17 meter ini membutuhkan ketelatenan, ketelitian dan ketrampilan khusus sulam,” kata Lee Kim Yew saat prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa itu di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Senin 4 Juni kemarin.

Baca Juga  Kepolsek Pontianak Timur Menghadiri Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Tahun 2022.

Jokowi diwakilkan utusan khususnya untuk Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, Prof. M. Din Syamsuddin ke seremonial tersebut. Din menjelaskan bahwa sumbangan Mushaf itu bermula dari pertemuannya dengan Tan Sri Lee.

“Tan Sri Lee berniat menyumbangkannya kepada umat Islam melalui Raja Saudi Arabia yang dikenalnya sebagai pusat agama Islam. Lantas saya usulkan mengapa tidak melalui Presiden Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia,” ujar Din.

Baca Juga  Wali Kota Edi Kamtono Pastikan Tanpa Intervensi Dalam Rekrutmen Pejabat

Menurut Din, Indonesia dipilih sebagai pihak penerima Alqur’an sulaman raksasa merupakan cerminan betapa pentingnya posisi Indonesia bagi dunia Islam, kerukunan Tionghoa dan non-Tionghoa untuk menjadi jembatan kebudayaan di Indonesia, serta merekatkan hubungan dan pemahaman budaya China dan dunia Islam.

“Mungkin ini satu-satunya mushaf Alqur’an yang ditulis di atas kain dengan sulaman dan dalam ukuran besar yang ada di dunia, bahwa dialog menggunakan medium kitab suci adalah karena dialog, antaragama maupun antar-peradaban, haruslah berlangsung dalam kesucian hati dan pikiran,” tutupnya.(Okezone/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tim Gabungan Prokes Tapsel Laksanakan Operasi Yustisi Sesuai Perbup No 49 Tahun 2020

Berita

Koramil Sekura , Peduli Masyarakat Terdampak Banjir , Lakukan Pemantauan*

Berita

Polres Taput Berhasil Mengamankan Barang Bukti mobil hasil Pencurian , Setelah Polres Simalungun menangkap dua orang pelaku.

Berita

Lions Club Medan Golden Estate dan Pascasarjana UMSU Gelar Bakti Sosial Donor Darah, Cek Gula Darah dan Pemeriksaan THT

Berita

PKK TOBA DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI PADA SEKTOR TANAMAN MUDA

Berita

Menyikapi perkembangan Covid-19 di kabupaten Melawi Danrem 121/Abw perintahkan operasi penegakan.

Berita

Muncul Kluster Keluarga dan Kantor, Edi Minta Warga Perketat Prokes

Berita

Buka Kegiatan Kampanye Kerukunan di Halsel, Ini Pesan Kakanwil