Home / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 5 Juni 2018 - 13:20 WIB

Alquran Sulaman Raksasa dari Pengusaha Tionghoa untuk Indonesia

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Viewer: 588
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Pengusaha Tionghoa dari Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew menyumbangkan mushaf Alqur’an berukuran besar yang dibuat dengan sulaman ke dunia Islam. Menariknya, Alquran raksasa itu diserahkan melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai sebagai pemimpin negara dengan Muslim terbesar di dunia.

Alquran sulaman raksasa tersebut dibuat secara manual dengan sulaman tangan oleh komunitas Muslim Haiyuan, Ningxia, provinsi otonomi khusus Muslim di China. Warga di sana memiliki tradisi kuat dalam menyulam.

“Proses pengerjaaan sulaman mushaf sepanjang 17 meter ini membutuhkan ketelatenan, ketelitian dan ketrampilan khusus sulam,” kata Lee Kim Yew saat prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa itu di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Senin 4 Juni kemarin.

Baca Juga  Sentil JK Soal Adanya Ambulance PMI di Setiap Demo Anarkis, Dewi Tanjung: Apa Ada Hubungannya dengan Anda?

Jokowi diwakilkan utusan khususnya untuk Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, Prof. M. Din Syamsuddin ke seremonial tersebut. Din menjelaskan bahwa sumbangan Mushaf itu bermula dari pertemuannya dengan Tan Sri Lee.

“Tan Sri Lee berniat menyumbangkannya kepada umat Islam melalui Raja Saudi Arabia yang dikenalnya sebagai pusat agama Islam. Lantas saya usulkan mengapa tidak melalui Presiden Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia,” ujar Din.

Baca Juga  Bupati Tapsel Hadiri Rakor Bersama Kapolri, Panglima TNI dan Gubernur Sumut

Menurut Din, Indonesia dipilih sebagai pihak penerima Alqur’an sulaman raksasa merupakan cerminan betapa pentingnya posisi Indonesia bagi dunia Islam, kerukunan Tionghoa dan non-Tionghoa untuk menjadi jembatan kebudayaan di Indonesia, serta merekatkan hubungan dan pemahaman budaya China dan dunia Islam.

“Mungkin ini satu-satunya mushaf Alqur’an yang ditulis di atas kain dengan sulaman dan dalam ukuran besar yang ada di dunia, bahwa dialog menggunakan medium kitab suci adalah karena dialog, antaragama maupun antar-peradaban, haruslah berlangsung dalam kesucian hati dan pikiran,” tutupnya.(Okezone/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Padang Sidempuan Terima Kunjugan KADIN Sumut

Berita

Kendarai Motor Danrem 121/Abw Tinjau Serbuan Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak-Anak.

Berita

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Edi Kamtono Tebar Seribu Bibit Ikan

Berita

Strategi Pemkab Samosir Dalam Mengatasi  Kekurangan 31.000 Ton Dari 45.000 Usulan Pupuk Bersubsidi

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Terima Kunjungan Kerja Tim WASEV TNI TMMD Ke-112 Tahun 2021 Kodim 0207/Simalungun

Berita

Bupati Tapsel : Hati-Hati! Di Sumut, Penghuni Rumah Sakit Bertambah Hampir 10 Kali Lipat

Berita

Pantau Lewat Heli, Polri Sebut Arus Mudik Cikampek-Kalikangkung Normal

Berita

Jelang New Normal, Berikut Aturan Kegiatan di Rumah Ibadah dari Kemenag