Home / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 5 Juni 2018 - 13:20 WIB

Alquran Sulaman Raksasa dari Pengusaha Tionghoa untuk Indonesia

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa dari pengusaha Malaysia ke Indonesia (Achmad/Okezone)

Viewer: 617
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Pengusaha Tionghoa dari Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew menyumbangkan mushaf Alqur’an berukuran besar yang dibuat dengan sulaman ke dunia Islam. Menariknya, Alquran raksasa itu diserahkan melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai sebagai pemimpin negara dengan Muslim terbesar di dunia.

Alquran sulaman raksasa tersebut dibuat secara manual dengan sulaman tangan oleh komunitas Muslim Haiyuan, Ningxia, provinsi otonomi khusus Muslim di China. Warga di sana memiliki tradisi kuat dalam menyulam.

“Proses pengerjaaan sulaman mushaf sepanjang 17 meter ini membutuhkan ketelatenan, ketelitian dan ketrampilan khusus sulam,” kata Lee Kim Yew saat prosesi penyerahan Alquran sulaman raksasa itu di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Senin 4 Juni kemarin.

Baca Juga  Partuanan Saragih Garingging Nyatakan Barensius Asli Bermarga Saragih Garingging Bukan Marga Sidauruk

Jokowi diwakilkan utusan khususnya untuk Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban, Prof. M. Din Syamsuddin ke seremonial tersebut. Din menjelaskan bahwa sumbangan Mushaf itu bermula dari pertemuannya dengan Tan Sri Lee.

“Tan Sri Lee berniat menyumbangkannya kepada umat Islam melalui Raja Saudi Arabia yang dikenalnya sebagai pusat agama Islam. Lantas saya usulkan mengapa tidak melalui Presiden Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia,” ujar Din.

Baca Juga  Mobil Pintar Kodim Sintang, Perpustakaan Keliling Sekaligus Warung Mobil

Menurut Din, Indonesia dipilih sebagai pihak penerima Alqur’an sulaman raksasa merupakan cerminan betapa pentingnya posisi Indonesia bagi dunia Islam, kerukunan Tionghoa dan non-Tionghoa untuk menjadi jembatan kebudayaan di Indonesia, serta merekatkan hubungan dan pemahaman budaya China dan dunia Islam.

“Mungkin ini satu-satunya mushaf Alqur’an yang ditulis di atas kain dengan sulaman dan dalam ukuran besar yang ada di dunia, bahwa dialog menggunakan medium kitab suci adalah karena dialog, antaragama maupun antar-peradaban, haruslah berlangsung dalam kesucian hati dan pikiran,” tutupnya.(Okezone/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penrem 121/Abw kembali juarai Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-112 tahun 2021.

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Raih WTP untuk Keempat Kalinya Secara Berturut-turut
Foto Mario Teguh

Berita

Mario Teguh Mangkir Pemeriksaan Kasus Robot Trading Net89

Berita

Pencarian Korban Ke 6 Pasca Satu Keluarga Hanyut Disungai Bahapal Akhirnya Berhasil Ditemukan

Berita

Pelatihan Relawan Vaksinator Covid-19 Dibuka oleh Kapolres Humbahas

Berita

Bupati Kapuas Hulu Membuka Open Turnamen Sepak Bola Di Kecamatan Empanang

Berita

Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan bersama Forkopimda laksanakan rapat koordinasi penegakkan Pertokol Kesehatan penanganan Covid-19

Nasional

M.Subur Sembiring Ketua Plt Ketua Umum FKPD Akan Mendorong Moeldoko Pimpin Partai Demokrat