KompasNasional.com | Kutacane.
Seorang Warga Semadam Awal, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, Kurniawan (21) melaporkan Saudara angkat berinisial Rahmad (20), terkait penipuan berkedok melarikan sejumlah barang berharga milik Ibunya.
Kepada KompasNasional.com, pada 3/12/2020,Kurniawan mengatakan, barang berharga milik ibunya dilarikan oleh saudara angkatnya yang berasal dari Sumatera Utara, kejadian itu sudah dilaporkan kepada Pihak Kepolisian Polsek setempat.
Lanjutnya Tanpa Kita Sadari Pelaku mengelabui dengan Melarikan Sepeda Motor Vario Merah BL 4941 HK Beserta BPKB , 3 Mayam Emas dan 1 Hp Siomi Milik Ibunya.
Saat pelaku Melancarkan Aksinya, ibu nur Aini sedang Tidak Ada Di rumah mengikuti Wirid yakin Minggu 29/11 pada Pukul 15 wib
Pelaku RahMad menggerebek Rumah Nur Aini Saat dia tidak ada di rumah,dengan Mengambil BPKB Motor, Emas dan Hp.
Tanpa curiga,Telah Usai Dari wirid Yasin nuraini Pulang Kerumahnya Pukul 16 wib
Di Hari Yang sama Kurniawan, Anak Kandung Ibu Nur Aini saat Pulang Kerumah.
Pelaku Meminjam Sepeda motor Korban Milik Kurniawan Dengan Alasan Belik Minuman kratingdaeng dengan Nada Lembut.
Dengan Kepercayaan itu, Kurniawan Memberikan sepeda motornya kepada Pelaku. Pada Pukul 08 wib.
Sementara itu, Kurniawan merasa curiga sudah hampir larut malam Belum Pulang hingga menjelang pagi Senin 30/11/2020. 
Sehingga Kurniawan Melaporkan ke Mapolsek semadam untuk meminta kepada pihak hukum menindaklanjuti kejadian yang menimpah dirinya dan keluarga Pada Hari Kamis 23/12/2020.Dengan Nomor Surat:Stpl/127/xll/2020/Res Semadam Berdasarkan Laporan polisi Nomor LP/B/ /xll/2020/SMD Tanggal 03/12/2020.
Saat awak media KompasNasional.com meminta keterangan kepada pihak Polsek yang menangani laporan penggelapan barang tersebut. Ipda. M Alimat Saleh melalaui Rahmad menjelaskan bahwa membenarkan telah ada laporan dari warga semadam awal kec. Simpang semadam bernama Kurniawan pada hari kamis,03/12/2020. Terkait laporan yang belum di nomorkan tersebut dikarnakan penyidik tidak ada di lokasi sehingga kami belum bisa memintai keterangan kepada korban, dan untuk jadwal pemanggilan belum bisa saya pastikan ujar rahmad.(Pardi)




