Home / Berita

Sabtu, 18 November 2023 - 11:52 WIB

Oleh-oleh Jokowi dari AS, Kabar Thomas Lembong, dan Investor Asing IKN

Viewer: 368
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 9 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) pekan ini. Ia bertemu Presiden AS Joe Biden sebelum KTT APEC 2023 di San Fransisco, AS.

Dari pertemuan itu, Indonesia sukses meraup kesepakatan bisnis hingga US$25,85 miliar atau Rp400 triliun (asumsi kurs Rp15.493 per dolar AS).

Pekan ini, Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) akhirnya diumumkan. Sejumlah pengusaha dan tokoh ekonomi masuk di dalamnya mulai dari mantan menteri perdagangan Thomas Lembong dan Co-founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison.

Sementara itu, agresi di Jalur Gaza, Palestina berdampak pada membengkaknya anggaran perang Israel. PM Israel Benjamin Netanyahu disebut telah menyetujui hal tersebut.

Berikut kilas berita ekonomi sepekan terakhir:

Jokowi Bawa Oleh-oleh Rp400 T dari Biden
Presiden Jokowimembawa pulang oleh-oleh kesepakatan bisnis US$25,85 miliar atau Rp400 triliun (asumsi kurs Rp15.493 per dolar AS) usai bertemu Presiden AS Joe Biden.

Ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan bilateral tersebut. Retno mengatakan Indonesia satu-satunya negara yang diundang bertemu Biden di Gedung Putih sebelum KTT APEC 2023 di San Fransisco, AS.

“Dari sisi bisnis, telah disepakati kerja sama bisnis senilai US$25,85 miliar, antara lain investasi pembangunan carbon capture storage (CCS) dan kilang petrokimia, pengolahan nikel baterai electric vehicle (EV), dan pembangunan modul serta panel surya,” katanya dalam keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/11/2023).

Baca Juga  Suasana Haru Tergambar Saat Bupati Tapsel Melepas 83 Calon Jemaah Haji

Thomas Lembong dan Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edisoan Masuk Timnas Anies
Mantan menteri perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong ditunjuk menjadi salah satu co-captain dalam Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) untuk Pilpres 2024.

“Co-captain berikutnya adalah Bapak Thomas Trikasih Lembong. Beliau adalah ekonom senior dari Indonesia, lulusan dari Universitas Harvard Amerika (Serikat),” kata Anies saat mengumumkan daftar tim pemenangan nasionalnya, Selasa (14/11/2023).

Selain Thomas, Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison juga merapat ke Timnas Anies juga menjadi co-captain Timnas Anies.

Thomas, Leontinus, dan 9 co-captain lainnya akan membantu kerja Ketua Timnas AMIN Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus.

Jokowi Akui Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui belum ada investor asing yang masuk ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Sampai saat ini belum ada (investasi asing masuk IKN),” kata Jokowi di sela KTT APEC di California, Amerika Serikat, Kamis (16/11/2023) waktu setempat.

Kendati demikian, Jokowi meyakini para investor asing bakalan tertarik masuk ke IKN. Hal itu seiring dengan banyaknya pengusaha lokal yang bersedia menanam modal di IKN.

Saham Unilever Tertekan di tengah Aksi Boikot
Aksi boikot terhadap sejumlah produk yang terafiliasi dengan dukungan ke Israel mulai berdampak. Salah satu perusahaan yang terkena dampaknya adalah Unilever, termasuk PT Unilever Indonesia Tbk.

Baca Juga  Srikandi Cantik Polresta Pontianak Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Sintang

Salah satu pemantik boikot tersebut adalah ketika perusahaan di bawah Unilever bernama Ben & Jerry’s memutuskan berhenti menjual es krim di West Bank, Palestina saat pendudukan Israel di 2021 lalu. Sayang, niat Ben & Jerry’s menghormati Palestina dimentahkan oleh bos Unilever.

Mengutip RTI, emiten berkode UNVR ini mengalami tren penurunan harga saham. Di tengah agresi Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Pada Jumat kemarin, saham Unilever ditutup Rp3.470 atau di bawah posisi awal pekan ini, Rp3.590.

Netanyahu Setuju Defisit Israel Bengkak
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui perubahan anggaran negaranya demi agresi di Jalur Gaza, Palestina.

“Anggaran masa perang mencakup meningkatkan defisit, menyalurkan dana dari belanja pemerintah di kementerian dan memotong perjanjian koalisi,” seperti tertulis dalam pernyataan bersama kantor Netanyahu serta Kementerian Keuangan Israel.tersebut, dikutip Reuters, Selasa (14/11).

Agresi Israel berbalut perang dengan kelompok militer Palestina Hamas diperkirakan akan menelan biaya hingga miliaran dolar AS. Pada Oktober lalu, Israel mencatat defisit anggaran sebesar 22,9 miliar shekel atau setara US$6 miliar. Lonjakan pengeluaran disebut untuk membiayai perang.

(YA/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Kalbar Targetkan Kondisi Jalan Provinsi 85 Persen Dalam Kondisi Mantap Di Tahun 2022

Berita

Kembali, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty berhasil Mengamankan 3 (Tiga) orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural di jalur tidak resmi/jalur tikus

Berita

Wakil Bupati Taput Resmikan Pelayaran Perdana KMP. Kaldera Toba Lintas Muara-Onanrunggu

Berita

Jenjang Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan Sederajat Cabdis Siantar Mulai Terapkan PTM 100 Persen

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Berita

Babinsa,Bhabinkamtibmas, Dan Satgas Covid-19 Lakukan Penyekatan Di Desa Mekar Mandiri

Berita

Sat Pol Airud Polres Samosir Himbau Penumpang Wajib Pakai Life Jacket Saat Berlayar di Danau Toba

Berita

Warga Perbatasan Terluka, Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Sigap Bantu Pengobatan.