Home / Berita

Rabu, 10 Agustus 2022 - 21:29 WIB

PT. Roganda Pasang Lobang Penunggu Maut di Jalan Nasional Sibabangun Tapteng

Viewer: 351
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik
Foto : Lobang urukan preservasi jalan nasional dibiarkan menganga tanpa rambu peringatan.

Kompasnasional.com | Tapanuli Tengah (Sibabangun) – PT. Roganda pemenang Pelaksana proyek Pemeliharaan jalan nasional (preservasi) Jln. Lintas Barat Sumatera Utara dituding tidak profesional dalam menjalankan tendernya. Pasalnya, hingga satu Minggu setelah pengerukan jalan nasional di Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), lubang patching belum juga ditutup. 

Parahnya, rambu tanda peringatan (spotlight) tidak ditemukan dititik kerukan. Kondisi ini cukup membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas, terutama  pengendara roda dua. Apalagi bila malam, kondisi gelap membuat lubang tak begitu terlihat.

“Sudah satu minggu dikeruk. Sepertinya ada pembiaran. Bisa dikatakan, mereka sengaja memasang lobang penunggu maut,” ujar Panggabean, warga Sibabangun, Rabu (10/8/2922).

Baca Juga  Gubernur Kalbar Kembali Tinjau Proses Pembangun RSUD Soedarso

Panggabean mengungkapkan, akibat kerukan yang belum ditutup, satu unit sepeda motor yang dikendarai warga Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, 

terjatuh setelah terperosok ke dalam lobang. Walau tidak menderita luka serius, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai warga Batangtoru tersebut rusak dibagian depan.

“Tadi malam, sekitar pukul 21.30 WIB,” ujarnya.

Menghindari laka lantas berikutnya tidak terjadi, ia berharap pihak rekanan segera menutup lubang kerukan, atau setidaknya memasang rambu peringatan dilokasi patching.

Baca Juga  Kota Singkawang Kota Wisata Terbaik di Kalimantan Barat

“Eloknya habis dikeruk, ditutup lagi. Atau setidaknya rambu peringatan di pasang,” kesalnya.

Terpisah, salah seorang karyawan CV Roganda, rekanan pelaksana preservasi jalan nasional, yang dikomfirmasi melalui telepon selluler mengatakan, pihaknya akan segera menutup lobang bekas urukan.

“Besok akan kita tutup,” kata Bambang dari seberang telepon. 

Bambang membantah jika pihaknya tidak memasang rambu tanda peringatan di lokasi kerukan. Namun ia mengaku 

peletakan rambu sedikit jauh dari lokasi kerukan.

“Ada itu, di sekitar pajak Sibabangun,” jawab Bambang.

(Remember)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sinergitas PLN dan Pemkot Singkawang, Kini Warga Mantoman Dapat Nikmati Listrik

Berita

Bupati Ajak Masyarakat Tapsel Agar Gemar Baca Buku yang Berbobot

Berita

Tak Ada Angin, Tak Ada Hujan, Rumah Abah Sabli di Banjar Serasan AmbrukĀ 

Berita

Alasan Mengapa Anjing Peliharaan Selalu Mengikuti Pemiliknya

Arsip

Rapor Pemain Timnas Indonesia U-19 Vs Filipina

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Power On Hand, Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam

Berita

POLRES DAN JUGA TNI 05/DS,BAGIKAN MASKER DAN VITAMIN C

Berita

Gelar Anev, Kapolri Instruksikan Jajaran Jangan Enggan Temui Warga dan Jaga Kepercayaan Publik