Home / Berita

Senin, 25 Juli 2022 - 16:24 WIB

SMA/SMK Cabdis Siantar Siap Laksanakan Kurikulum Merdeka Belajar

Viewer: 323
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 2 Detik

Kompas Nasional l PEMATANG SIANTAR-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum Merdeka ini diharapkan dapat diimplementasikan secara merata pada tiap satuan pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai ke tingkat Perguruan Tinggi. 

Kurikulum Merdeka sendiri disusun dengan memperhatikan bagaimana pengaplikasiannya di masing-masing jenjang pendidikan. Ada beberapa hal penting yang menjadi sorotan. Salah satunya adalah penghapusan Ujian Nasional (UN) diganti Asesmen Nasional (AN). 

Untuk itu SMA/SMK di wilayah Cabang Dinas (Cabdis) Siantar siap menerapkan kurikulum merdeka belajar tersebut.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Siantar, James Andohar Siahaan menyebutkan bahwa timnya saat ini sedang bergerak dan sedang membentuk seluruh sekolah yang berada dibawah naungan Cabdis Siantar menjadi 8 Zona. 

“Kami akan melaksanakan kegiatan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ini di tiap-tiap sekolah yang berada dibawah naungan Cabdis Siantar. Maka kami akan membentuk 8 zona, yang nanti bisa mempermudah dalam sosialisasi IKM,” katanya ketika akan melakukan pembentukan tim IKM di salah satu SMA Negeri di Kota Pematangsiantar, Sabtu (23/7/22).

Baca Juga  Di Tahun 2021 Ini Kita Punya Rencana Untuk membangunan Dan Merenovasi Mako Polres Tapsel

Dia juga menyebut bahwa pihaknya sedang melakukan penandatanganan surat keputusan (SK) tim. Penandatanganan SK tersebut menurutnya cukup lama dimana satu sekolah saja membutuhkan dua hari dan mempelajari produk modul yang dikirim Kemendikburistek. 

“Minimal ada 8 jam, waktu yang diperlukan untuk bimbingan teknis terhadap guru – guru. Itu makanya, kami menyusunnya harus lebih hati-hati, karena tenaga narasumber kita hanya berjumlah 14 orang saja, sementara cabang Dinas ini menyangkut dua kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar, sekitar 160 sekolah yang ikutan,” jelas James. 

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) merupakan jantung dalam pelaksanaan program Sekolah Penggerak, sebagai salah satu bukti adanya perubahan di satuan pendidikan. Maka dari itu, James menyebut, pihaknya untuk seminggu ini masih menggodok tim IKM terlebih dahulu. 

Baca Juga  Asrendam XII/Tpr Juara Dua Kejurnas Menembak Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya Cup 2021

Pemerintah membuat Kurikulum Merdeka menjadi opsi tambahan dalam rangka pemulihan pembelajaran selama 2022-2024. Kemendikbud juga akan melakukan pengkajian ulang pada tahun 2024 mendatang. 

“Itu sebabnya, Kurikulum ini memang tidak dipaksakan untuk secara sekaligus diterapkan oleh seluruh sekolah mengingat bahwa kesiapan sekolah tentu berbeda-beda. Secara bertahap Kurikulum Merdeka diharapkan dapat diimplementasikan merata di tahun 2024 nanti,” ujarnya. 

Selanjutnya, kata James, melakukan IKM ini akan dibuat pemetaan terhadap sekolah – sekolah yang sudah siap atau belum sama sekali bisa mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini. Pemerintah masih memberi space waktu hingga 2024.

“Kekhawatiran kami pada sekolah – sekolah swasta yang cakupannya kecil. Tetapi kalau untuk sekolah negeri, harapan kami semua sudah bisa melaksanakan IKM pada tahun ini,”tutupnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pesan Tiket Abu Dhabi-Jakarta tapi Tak Ada Penerbangan, Puluhan PMI Terlantar

Berita

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Banjar Serasan Dampingi Penyaluran BAKSOS 389 KPM

Berita

Dolly P Pasaribu – Rasyid Assaf Dongoran Didaftarkan Tujuh Pimpinan Partai Ke KPU Tapsel

Berita

Satpol PP Provinsi Kalbar Menjadi Nara Sumber Kegiatan Diklat Satpol PP Kubu Raya

Berita

Gubernur Kalteng Turun Tangan Setelah 2 Situs Budaya yang diduga diRusak,

Berita

Mereka Bersuara Usai Jokowi Izinkan Ormas Keagamaan Kelola Tambang

Berita

Kapolres Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Di Lingkungan Polres Ketapang

Berita

Kepala Staf Presiden Dr. H. Moeldoko Terima Audiensi Asosiasi Pelita UMKM.