
Melawi, Kompasnasional. com. Pemerintah Kabupaten Melawi pengelolaan lahan parkir melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi melaksanakan launching
Selasa (19/04/22). Secara resmi launching tersebut dilakukan oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dan turut dihadiri oleh Kapolres Melawi, LO Kodim 1205/Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Wakapolres Melawi, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Melawi, Camat Nanga Pinoh, Kepala Desa di Kecamatan Nanga Pinoh, serta para juru parkir di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi, Margitus Bemban, S.H.,MM dalam laporannya mengatakan kerjasama pengelolaan lahan parkir yang akan dilaunching ini merupakan salah satu upaya Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi dalam optimalisasi pendapatan asli daerah dari sektor retribusi parkir sebagai dukungan terhadap pembangunan daerah.

Berdasarkan Perbup Melawi No. 35 Tahun Tahun 2017 tentang petunjuk pelaksanan penyelenggaraan pelayanan parkir di tepi jalan umum, telah ditetapkan besaran tarif parkir yakni Rp. 1.000 untuk kendaraan roda dua, Rp. 1.500 untuk kendaraan roda tiga, dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda empat, serta Rp. 1.000 untuk gerobak”, ungkapnya.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya menyambut baik atas dilaksanakannya launching kerjasama pengelolaan lahan parkir di Kabupaten Melawi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Melawi.

Dengan adanya kerjasama pengelolaan lahan parkir ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan parkir, memberi rasa keadilan bagi masyarakat pengguna jasa parkir, dan tentunya dapat meningkatkan PAD Kabupaten Melawi”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan dengan bertambahnya laju pertumbuhan kendaraan di Kabupaten Melawi, tentunya juga harus ditunjang dengan persiapan ketersediaan lahan maupun pengaturan jam bongkar muat barang di dalam kota.
“Saya berharap tidak ada lagi yang parkir di badan jalan, oleh karena itu saya minta ada kajian terhadap penataan parkir, tentunya juga dengan menyiapkan lahan parkirnya. Seperti yang tadi saya ungkapkan, alternatifnya terminal Nanga Pinoh di depan SDF bisa difungsikan sebagai lahan parkir. Sebagai informasi juga, kita akan merevitalisasi dermaga lama dan pasar pagi dengan bantuan dana dari APBN, dan kita juga akan menyiapkan pembangunan jalan lingkar perkantoran dengan 2 jalur”, ungkapnya.
(Jon. L)






